Status Striker Naturalisasi Ukraina Dipersoalkan Portugal Dan Luksemburg

Portugal dan Luksemburg menuding status naturalisasi striker Ukraina kelahiran Brasil, Júnior Moraes tidak sah.

Sepakbola.com, Nyon – Portugal dan Luksemburg mengajukan protes pada UEFA usai Ukraina menurunkan pemain depan kelahiran Brasil, Júnior Moraes, pada pertandingan kualifikasi Euro 2020.

Moraes turun di kedua pertandingan tersebut sebagai starter, namun tidak mencetak gol. Pertandingan pertama Ukraina melawan Portugal berakhir imbang 0-0 sementara laga melawan Luxemburg dimenangi Ukraina dengan skor 2-1.

UEFA mengatakan pihaknya membuka proses disipliner pada Ukraina untuk mencari tahu apakah ada pelanggaran aturan kelayakan pemain. Namun, sampai saat ini tanggal untuk sidan disipliner belum diumumkan.

Moraes bulan ini diberikan kewarganegaraan Ukraina setelah bermain di negara tersebut dalam tujuh musim terakhir. Saat ini dia bermain untuk Shakhtar Donetsk.

Celah masa pinjaman ke klub Tiongkok

Aturan FIFA memang memungkinkan pemain memperoleh kewarganegaraan jika mereka selama lima tahun terus-menerus bermain di satu negara.

Moraes sendiri belum genap lima tahun berturut-turut bermain di Ukraina. Pada musim kelimanya berturut-turut dimulai dari tahun 2012, dia dipinjamkan ke Liga Tiongkok pada pertengahan musim 2017. Ini tampaknya yang menjadi alasan Luksemburg dan Portugal menganggap Moares tidak memenuhi persyaratan untuk naturalisasi Ukraina.

Ukraina berisiko kehilangan empat poin dan dinyatakan kalah 3-0 di kedua pertandingan kualifikasi Euro 2020 ini jika Moraes yang berusia 31 tahun dinilai tidak memenuhi syarat.

Ukraina saat ini memimpin grup kualifikasi Euro 2020 usai bermain imbang 0-0 melawan Portugal dan menang 2-1 melawan Luksemburg dalam seminggu terakhir.(Sumber: sportskeeda.com)

Penulis: Ricky Sulastomo/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini