[VIDEO] CUPLIKAN GOL Juventus 3-0 Atletico Madrid (Agg 3-2): Ronaldo Hat-trick, Skor Agregat Berbalik

Kekalahan dua gol Juventus di Wanda Metropolitano, Madrid dibalas tuntas dengan kemenangan 3-0 di Allianz Stadium, Turin berkat trigol Cristiano Ronaldo.

Sepakbola.com, Turin – Juventus berhasil melaju ke babak delapan besar Liga Champions dengan menyingkirkan Atletico Madrid. Tertinggal agregat dua gol, Juventus berhasil menang dengan skor 3-0 di Allianz Stadium, Turin, Rabu (13/3/2019), dini hari WIB.

Mengejar ketinggalan agregat dua gol, tuan rumah langsung menekan dan bermain dalam tempo yang cukup tinggi sejak awal pertandingan. Atletico Madrid dipaksa untuk lebih banyak bertahan. Hingga 20 menit pertama, Tim Zebra mampu mendominasi lebih dari 70 persen penguasaan bola.

Juventus berhasil membobol gawang tim tamu saat pertandingan baru memasuki menit keempat. Sayangnya wasit menunda mengesahkan gol dan meminta review dari tim video assistant referee (VAR). Gol akhirnya tidak disahkan karena Cristiano Ronaldo dianggap melakukan pelanggaran pada kiper Jan Oblak sehingga bola terlepas dari tangkapannya.

Atletico sedikit menambah agresivitas menjelang setangah jam pertandingan berjalan. Hasil lumayan, dua percobaan tembakan jarak jauh dihasilkan. Salah satunya dilakukan Antoine Griezmann yang hanya melenceng sedikit di atas mistar gawang.

Tetapi justru Juventus mampu mencetak gol setelah dua kali El Atleti mendapatkan peluang. Cristiano Ronaldo mencetak gol sundulan jarak dekat pada menit 27. Berlari dari sisi kanan gawang, Ronaldo memenangi duel udara lawan Juanfran untuk memaksimalkan umpan silang Federico Bernardeschi.

Gol Ronaldo (7′)

Juve semakin bersemangat setelah jarak agregat terpangkas menjadi 1-2. Bernardeschi mendapatkan dua peluang, satu dari eksekusi tendangan bebas dan satu lagi dari sebuah tendangan salto. Namun masih belum tepat sasaran.

Menjelang akhir babak, Juventus masih mendapat peluang melalui sundulan Ronaldo dan Chiellini. Sayang usaha Ronaldo melenceng sementara tandukan keras dan terarah dari Chiellini masih bisa dimentahkan Oblak. Babak pertama kemudian ditutup dengan sundulan striker Atletico, Alvaro Morata yang melambung di atas mistar. Skor bertahan Juventus 1-0 Atletico Madrid dengan agregat 1-2.

Atletico Madrid terlihat rentan saat bertahan dari umpan-umpan silang yang dilancarkan Juventus. Menit 49 Ronaldo kembali mencetak gol sundulan dan membuat skor agregat berimbang. Sundulan keras CR7 menyambut umpan silang Joao Cancelo sempat ditepis menjauhi gawang oleh Oblak. Namun wasit meniup peluit dan memberi tanda pengesahan gol setelah teknologi mata elang mengkonfirmasi bola telah sempurna melewati garis gawang sebelum ditepis Oblak.

Gol Ronaldo (49′)

 

La Vecchia Signora terus membombardir lini pertahanan lawan terutama melalui umpan-umpan crossing. Beberapa peluang memang terlewat namun tetap membuat suporter Rojiblancos harus menahan napas.

Pada menit 82, pemain pengganti Moise Kean mendapatkan peluang bagus melalui skema serangan balik yang gagal dihalau dengan sempurna. Sayang kesempatan yang ia dapatkan tak sampai dua menit setelah masuk dari bangku cadangan gagal berbuah gol. Sontekannya melenceng tipis di samping gawang Atetico.

Memasuki menit 84, wasit Björn Kuipers menunjuk titik putih setelah Bernardeschi terjatuh di kotak penalti karena terlibat kontak kaki dengan Angel Correa. Roanldo yang tampil sebagai algojo membuat publik Allianz Stadium semakin bergemuruh. Oblak keliru menebak arah tembakan keras Ronaldo. Hat-trick Ronaldo membuat agregat skor berbalik, Juventus unggul 3-2. Dan hingga peluit akhir dibunyikan wasit, skor tak lagi berubah.

Gol penalti Ronaldo (86′) 

Video cuplikan gol Juventus vs Atletico Madrid

Susunan pemain Juventus vs Atletico Madrid

Juventus XI (4-3-3): 1-Szczesny; 20-Cancelo, 19-Bonucci, 3-Chiellini, 37-Spinazzola; 23-Can, 5-Pjanic, 14-Matuidi; 33-Bernardeschi, 17-Mandzukic, 7-Ronaldo

Atletico Madrid XI (4-4-2): 13-Oblak; 4-Arias, 2-Godin, 24-Gimenez, 20-Juanfran; 8-Saul, 14-Rodrigo, 6-Koke, 11-Lemar; 7-Griezmann, 22-Morata

Wasit: Björn Kuipers (Belanda)

Komentari Artikel Ini