Zidane Belum Tentukan Kiper Utama Real Madrid

Sepakbola.com, Madrid – Zinedine Zidane menegaskan belum membuat keputusan akhir tentang siapa kiper utama Real Madrid. Dia membuka kompetisi untuk Keylor Navas dan Thibaut Courtois untuk membuktikan kapasitasnya, begitu juga dengan pemain di posisi lain.

Navas mendapatkan kembali posisi starting line-up untuk pertandingan pertama Zidane yang baru saja kembali. Madrid mengunci kemenangan 2-0 atas Celta Vigo di kandang, dengan mengorbankan Thibaut Courtois yang duduk di bangku cadangan.

Navas melakukan penyelamatan awal yang impresif untuk menggagalkan gol pembuka Maxi Gomez. Isco ‘Disco’ kemudian membayar kepercayaan Zidane yang mengembalikannya ke tim utama, dengan membuka skor tepat satu jam jalannya pertandingan.

Zidane mengatakan Courtois tidak selamanya akan berada di bangku cadangan, begitu juga Isco tak akan bisa selalu masuk starting XI.

[VIDEO] CUPLIKAN GOL Real Madrid 2-0 Celta Vigo: Laga Pertama Zidane Berjalan Mulus

“Tidak ada yang bisa mengambil apa yang telah dicapai semua pemain ini di masa lalu. Saya memiliki tim yang terdiri dari 25 pemain dan saya harus mengandalkan mereka semua, pada Courtois, Keylor, Isco dan yang lainnya,” ungkap pelatih berkepala plontos itu.

“Mereka yang bermain hari ini sangat bagus tetapi saya akan menggunakan semua orang. Tentu saja ada beberapa pemain yang kadang-kadang akan berada di bench, yang tidak akan selalu bermain.”

Spesifik tentang masa depan Courtois yang dibeli dengan harga mahal dari Chelsea musim panas lalu, Zidane menambahkan: “Ini bukan keputusan akhir, ada 10 pertandingan tersisa.

“Thibaut akan bermain lagi dan kiper ketiga adalah Luca (Zidane). Itu adalah tiga penjaga gawang yang bagus tetapi Madrid harus memiliki tiga atau empat penjaga gawang yang hebat.

“Anda tidak dapat mengikuti empat, lima atau enam kompetisi hanya dengan satu penjaga gawang yang hebat.”

Sementara itu Gareth Bale yang sedikit tak punya hubungan baik dengan Zidane, dan sudah jarang masuk pemain inti di dua pelatih sebelumnya, berhasil memutus keraguan dengan menciptakan gol kedua.

Kekhawatiran terbesar Real Madrid selanjnya usai tersingkir di Liga Champions, adalah mereka tidak mungkin menutup selisih sembilan poin dan mengalahkan Barcelona dalam perburuan gelar LaLiga. (Sumber: Marca)

Penulis: Maulana Habibi
Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini