Adriano: Neymar Menyesal Tinggalkan Barcelona

Musim ini Neymar Jr baru tampil dalam 25 pertandingan di semua ajang namun telah menyumbang 20 gol dan 11 assist untuk PSG.

Sepakbola.com, Barcelona – Neymar menyesal meninggalkan Barcelona untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain. Pernyataan itu diungkapkan mantan rekan setim Neymar di Barca dan tim nasional Brasil, Adriano.

Neymar bergabung dengan Les Parisian dalam nilai transfer yang menjadi rekor dunia sebesar 222 juta euro pada musim panas tahun 2017 yang lalu. Namun, beberapa kali eks pemain Santos itu memang dikabarkan tidak terlalu menyukai iklim sepak bola di Prancis dan ingin kembali ke Spanyol.

Bukan hanya Barcelona saja, Real Madrid juga disebut sebagai salah satu klub tujuan potensial bagi pemain bernomor punggung 10 itu jika ia meninggalkan ibu kota Prancis.

“Saya dan Neymar melakukan percakapan tiga minggu lalu,” kata Adriano yang saat ini bermain untuk Besiktas kepada salah satu media asal Spanyol.

“Semua orang yang meninggalkan Barcelona akhirnya menyesali keputusan itu dan untuk Neymar saya pikir perasaan ini sangat kuat,” tandas bek yang sempat cukup lama bermain untuk Sevilla itu.

Sumbang treble bersama

Adriano dan Neymar pernah merasakan dua musim bersama di Barcelona yakni pada musim 2013-14 dan musim 2014-15. Keduanya sempat menjadi bagian dari tim El Barca yang meraih treble winners di tahun 2015 yang lalu.

Pemilik nama komplet Adriano Correia Claro kemudian pindah ke klub Liga Turki, Besiktas dan langsung berbuah gelar Super Lig di musim pertamanya. Selama berkostum Barcelona Adriano tampil dalam 189 laga kompetitif di semua ajang dan mencetak 17 gol.

Memasuki musim kedua di PSG, Neymar memang tetap tampil tajam dan menjadi salah satu pemain kunci di klub tersebut dalam menguasai kompetisi domestik. Namun, Neymar dan PSG sejauh ini masih mengalami nasib sial kala bermain di Liga Champions. Neymar juga banyak terganggu masalah kebugaran dan cedera yang memaksanya absen dari 25 pertandingan PSG musim 2018-2019. (Sumber: Football Espana)

 

Penulis: Hery Kurniawan/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini