Komentar Gattuso Soal Keributan Pemain Di Laga AC Milan Vs Lazio

AC Milan bertahan di peringkat keempat klasemen Liga Italia berkat tambahan tiga poin dari kemenangan kontra Lazio di San Siro pada laga pekan ke-32.

Sepakbola.com, Milan – Gennaro Gattuso memuji tim asuhannya yang telah memberikan segalanya dalam kemenangan atas Lazio, Minggu (14/4/2019) dini hari WIB lalu. Selain itu Gattuso juga berkomentar mengenai keributan yang sempat terjadi beberapa saat setelah wasit meniup peluit tanda babak kedua berakhir.

Satu-satunya gol AC Milan di laga melawan Lazio itu tercipta dari titik penalti pada babak kedua. Franck Kessie yang menjadi algojo tendangan penalti itu dengan tenang mampu menaklukan Thomas Strakosha.

“Untuk bermain melawan Lazio, Anda harus mengambil pendekatan ini. Anda membutuhkan kecepatan, teknik, dan fisik,” kata Gattuso pada DAZN.

“Kami sudah menunjukkan seminggu yang lalu melawan Juve bahwa kami terus membaik, sementara malam ini kami memenangkan pertempuran di lini tengah dan melakukannya dengan baik untuk membawanya pulang. Tim melakukan tugasnya.”

“Para pemain harus berjuang untuk jersey yang mereka pakai. Pelatih datang dan pergi, klub tetap ada. Adalah tugas kami untuk menampilkan kinerja yang kuat dan kami harus memuji para pemain ini yang meskipun usia mereka masih muda, tapi mereka mampu memberikan segalanya. Momen negatif tidak bisa dihindari, tetapi kita kembali ke jalan kemenangan,” tegasnya.

[VIDEO] CUPLIKAN GOL AC Milan 1-0 Lazio: Dewi Fortuna Bersama Rossoneri

Perselisihan berakhir di lapangan

Keributan sempat terjadi begitu laga berakhir. Luiz Felipe dan Fabio Borini menjadi pusat dari keributan itu. Gattuso mengaku cukup lelah setelah berlarian ke lapangan untuk menenangkan para pemainnya.

“Saya merasakan ketegangan pada paha saya setelah berlarian untuk menenangkan semua orang! Saya di bangku cadangan, saya melihat beberapa kata keluar dari mulut pemain. Yang penting itu berakhir di sana.”

“Ketika saya adalah seorang pemain, hal semacam ini membuat saya bersemangat, tetapi sekarang saya melihatnya dengan mata berbeda dan terlalu tua untuk itu.”

“Ditambah lagi, jika saya meluncurkan tamparan, sangat mungkin para pemain akan membalasnya dengan lebih keras dan mereka semua pernah ke gym lebih dari saya,” pungkas eks gelandang andalan Rossoneri tersebut.

Tambahan tiga poin atas Lazio membuat peluang Milan untuk lolos ke Liga Champions di musim depan sangat terbuka. Kini pasukan Gattuso unggul satu poin dari AS Roma yang terus menempel di posisi lima. (Sumber: Football Italia)

Penulis: Hery Kurniawan/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini