Kata-Kata Mourinho Ini Yang Membuat Kevin De Bruyne Tinggalkan Chelsea

Sepakbola.com, Manchester – Kevin de Bruyne mengingat musimnya yang mengecewakan di Chelsea dan menceritakan momen yang membuatnya ingin mencari klub lain.

Menurut gelandang tim nasional Belgia ini, dia memutuskan meninggalkan Chelsea karena Jose Mourinho mengatakan dia adalah pilihan keenam untuk posisinya.

De Bruyne melewati dua musim yang mengecewakan bersama The Blues, sebelum pindah ke Wolfsburg dan akhirnya bergabung dengan Manchester City pada 2015. Dia mengingat awal musim 2014 dengan sangat baik, karena mungkin momen inilah yang mengubah cerita hidupnya.

“Ketika saya tiba pramusim di Chelsea, suasananya bagus,” kata De Bruyne di The Player’s Tribune dikutip dari Goal (16/4).

“Saya starter dua kali dari empat pertandingan, dan merasa saya bermain dengan baik. Tidak brilian tapi cukup bagus.

“Setelah pertandingan keempat, itu saja. Saya di bangku cadangan dan saya benar-benar tidak mendapatkan kesempatan lagi. Saya tidak mendapatkan penjelasan. Saya tidak disukai karena beberapa alasan.”

Ketika De Bruyne akhirnya mendapatkan penjelasan mengapa dia jarang dimainkan, ternyata jawabawannya mengejutkan, dia tak cocok dengan rencana Mourinho.

“Jose memanggil saya ke kantornya pada bulan Desember, dan mungkin itu momen besar mengejar kehidupan saya. Ada beberapa dokumen di depannya, dan dia berkata, ‘Satu assist. Tanpa gol. 10 recover bola’,” papar De Bruyne.

“Butuh beberapa menit untuk menyadari apa yang dia lakukan. Kemudian dia mulai membaca statistik penyerang depan lainnya – Willian, Oscar, Mata, Schurrle. Dan itu seperti lima gol, 10 assist dan seterusnya.

“Jose semacam menunggu saya mengatakan sesuatu dan akhirnya saya berkata, ‘Tapi… beberapa dari orang-orang ini sudah memainkan 15, 20 pertandingan. Saya baru memainkan tiga. Jadi itu berbeda, bukan?’

“Itu sangat aneh. Kami hanya sedikit berbicara membahas rencana saya dipinjamkan lagi. Dan Mata juga tidak disukai pada saat itu, jadi Jose berkata, ‘Ya, Anda tahu, jika Mata pergi, maka Anda akan menjadi pilihan kelima, bukan keenam’.”

De Bruyne kemudian merasa yakin pertemuan dengan Mourinho itu menunjukkan dia perlu pindah demi mencari waktu bermain yang dia butuhkan untuk membangun kariernya.

“Saya benar-benar jujur. Saya berkata, ‘Saya merasa klub tidak benar-benar menginginkan saya di sini. Saya ingin bermain sepak bola. Saya lebih suka Anda menjual saya’.

“Saya rasa Jose sedikit kecewa, tetapi saya pikir dia juga mengerti saya benar-benar perlu bermain. Jadi klub akhirnya menjual saya, dan tidak ada masalah besar sama sekali. Chelsea mendapat lebih dari dua kali lipat harga yang mereka bayarkan untuk saya, dan saya mendapatkan situasi yang jauh lebih baik di Wolfsburg,” kata De Bruyne. (Sumber: Goal)

 

Penulis: Ricky Sulastomo
Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini