Komentator Prancis Tuai Kontroversi Dengan Ucapan Rasialnya

Sepakbola.com, Paris – Komentator sepak bola Prancis Daniel Bravo menuai banyak kontroversi setelah memberikan komentar rasis dalam pertandingan Strasbourg melawan Reims.

Bravo, mantan pemain Paris Saint-Germain, mengomentari pertandingan untuk beIN Sports saat Strasbourg meraih kemenangan 4-0. Menyusul gol dari penyerang Strasbourg Nuno da Costa, Bravo mengatakan bahwa usaha itu ‘tidak buruk untuk pria berkulit hitam’.

Komentar tersebut menyebabkan kontroversi langsung di Prancis dengan beIN cepat mengeluarkan permintaan maaf untuk pernyataan itu.

“BeIN SPORTS dan konsultannya meminta maaf atas pernyataan yang dibuat selama pertandingan Strasbourg-Reims, yang dapat dianggap mengejutkan dan bertentangan dengan nilai-nilai yang dianjurkan oleh saluran dan staf editorial,” bunyi pernyataan itu.

“beIN SPORTS selalu berjuang melawan segala bentuk diskriminasi, khususnya rasisme, dan mempromosikan keragaman, kesetaraan, dan rasa hormat melalui semua siarannya,” tambah pernyataan tersebut.

Bravo juga cepat menebus kesalahannya saat ia bertemu dengan Da Costa setelah pertandingan. Dan sang pemain tidak menganggap itu sebagai masalah besar, karena menurutnya Bravo hanya ‘keceplosan’.

“Jangan khawatir, kesalahan lidah seperti itu terjadi, dia bekerja terlalu keras. @Beinsports_EN tolong hentikan pertandingan di tengah minggu,” kata Da Costa dalam tweet yang disertai dengan foto bersama sang komentator.

Insiden itu terjadi hanya satu hari setelah Moise Kean menjadi sasaran nyanyian rasis di pertandingan Juventus melawan Cagliari. Setelah pertandingan itu rekan setimnya Leonardo Bonucci mendapat kecaman karena mengatakan sang penyerang pantas disalahkan karena mengejek pendukung lawan dengan selebrasinya.

Da Costa, yang merupakan anggota tim nasional Cape Verde, telah mencetak tujuh gol untuk Strasbourg musim ini. Klub itu duduk di posisi kesembilan di klasemen liga dan akan kembali ke lapangan pada hari Minggu untuk menghadapi pemimpin klasemen Ligue 1, Paris Saint-Germain.

Masalah rasisme belakangan ini memang telah merebak. Di pentas internasional, penyerang Raheem Sterling juga mendapatkan ejekan rasial saat membela tim nasional Inggris, dan ia membalasnya dengan mencetak gol serta memberikan selebrasi yang simbolis. Dan saat ejekan kepada Kean terjadi, Raheem Sterling pun memberikan dukungannya melalui media sosial. (Sumber: Goal)

 

Penulis: Andrie Widyantoro
Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini