Lima Pemain Asing Diprediksi Dilego Selepas Piala Presiden 2019

Klub-klub melakukan evaluasi pasca turnamen pra-musim Piala Presiden 2019 untuk mendapatkan komposisi skuat terbaik saat kompetisi resmi bergulir.

Sepakbola.com, Jakarta – Piala Presiden dijadikan kebanyakan klub untuk memantau perkembangan pemainnya. Karenanya, tak mengherankan bila kemudian ada pemain yang dicoret dari tim karena dianggap tak memenuhi ekspektasi.

Korban pencoretan ini tak cuma pemain lokal, pilar asing pun tak luput dari evaluasi. Apalagi para klub tidak mau terseok di kompetisi lokal. Berikut pemain asing yang diprediksi akan dicoret selepas Piala Presiden 2019.

1. Dane Milovanovic

Mengakhiri Piala Presiden 2019 di peringkat ketiga tidak membuat manajemen Madura United puas. Evaluasi akan dilakukan oleh Laskar Sape Kerrab. Salah satu yang disoroti adalah pemain asing Dane Milovanovic.

Pemain berpaspor Australia ini tidak pernah sekalipun dipasang Madura United sebagai starter dan hanya mencatatkan 56 menit bermain di Piala Presiden 2019. Kemungkinan besar akan dicoret, namun sekali lagi tergantung keputusan Dejan Antonic sebagai pelatih.

Sepanjang Piala Presiden 2019, Milovanovic kalah bersaing dari Asep Berlian dan Zulfiandi sebagai tukang jagal di lini tengah Madura United. Apabila Milovanovic ditendang, pos pemain asing Asia di Madura United kembali terbuka.

2. Silvio Escobar

Satu pemain yang berpeluang besar akan dicoret selepas Piala Presiden 2019 adalah Silvio Escobar. CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus memastikan akan menggunakan Marko Simic sebagai striker asing untuk Liga 1 2019.

Escobar bisa saja dicoret jika proses naturalisasi tak juga selesai sebelum Liga 1 2019 dimulai pada 8 Mei. Jika sebaliknya maka sudah dipastikan namanya bisa bertahan di Persija.

Nama Silvio Escobar sedang menjadi pusat perhatian manajemen dan tim pelatih Persija Jakarta. Sebab, pemain yang sebelumnya membela Perseru Serui itu belum mencetak gol dari enam pertandingan yang sudah dilakoninya.

3. Robert “Gladiator” Lima

Nasib Robert Lima Guimaraes di Arema FC semakin di ujung tanduk. Tanda tangan kontrak berdurasi satu tahun belum menjamin pemain yang akrab disapa Robert Gladiator itu aman di Arema FC. Apalagi penampilannya tidak istimewa di Piala Presiden 2019 ia tidak mencetak sebiji gol di Arema meskipun membawa timnya meraih juara.

Robert sempat mengundang decak kagum saat mencetak tiga gol di Piala Indonesia. Tapi kemudian, dia antiklimaks di Piala Presiden. Apalagi kondisi tidak dalam kondisi yang baik karena mengalami cedera. Manajemen pun mengaku sudah punya rencana bila Gladiator akhirnya harus dicoret.

4. Amildo Balde

Striker dengan tinggi badan 193 cm ini sempat menggila bersama Persebaya di Piala Indonesia 2018/19. Amido Balde sukses mencetak sebanyak 10 gol hanya dalam tiga laga perdananya di Piala Indonesia. Namun bermain di Piala Presiden 2019, Amido Balde bermain tak terlalu bagus.

Amido memang mencetak empat gol dari delapan penampilannya bersama Persebaya Surabaya di Piala Presiden 2019. Sayang, perangainya menjadi sorotan. Amido Balde sempat bermasalah saat leg pertama final Piala Presiden 2019 saat Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo. Dia kedapatan kamera menendang kaki Arthur Cunha, padahal saat insiden terjadi, keduanya sedang tidak terlibat perebutan bola. Insiden tersebut membuat striker jangkung ini mendapat kecaman.

Masalah yang lebih penting adalah klub asal Amido sebelum bergabung ke Persebaya Al-Nasr Benghazi di Liga Libya. Sementara jika merujuk pada regulasi musim lalu, Libya tak termasuk dalam daftar negara Afrika asal pemain asing yang boleh direkrut. Jika regulasi tak berubah maka Amido Balde terancam tak bisa bermain di Liga 1 2019.

5. Srdjan Lopicic

View this post on Instagram

💥⚽️ #GOPERSI86O

A post shared by PERSIB (@persib_official) on

Persib Bandung tampaknya akan melepas satu pemain asing jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2019. Kabarnya pemain yang akan dicoret adalah Srdjan Lopicic.

Sebelumnya kedatangan Lopicic sudah dikritik oleh suporter Persib. Mereka menilai eks pemain Borneo FC tersebut tidak memiliki kualitas mumpuni untuk berada di skuat Maung Bandung. Kompatriot pelatih Miljan Radovic asal Montenegro itu tak memberi impresi bagus saat bermain di Piala Presiden 2019.

Komentari Artikel Ini