Meski Berstatus Bintang, Pemain Real Madrid Masih Gugup Saat Bicara Dengan Zidane

Sepakbola.com, Madrid – Vinicius Junior mengungkapkan beberapa pemain Real Madrid masih gugup ketika berbicara dengan pelatih mereka, Zinedine Zidane.

Zizou, yang kembali ke Real Madrid pada bulan Maret setelah mengundurkan diri usai memimpin klubnya meraih gelar Liga Champions ketiga beruntun pada 2018, secara luas dianggap sebagai salah satu pemain terbaik pada generasinya.

Dia memenangkan Ballon d’Or pada 1998 setelah menjadi bintang dalam kemenangan Prancis di Piala Dunia pada tahun yang sama. Ia mencetak dua gol di final melawan Brasil, dan memenangkan Liga Champions bersama Real Madrid pada 2002 setelah menunjukkan sebuah tendangan voli yang memukau di final melawan Bayer Leverkusen.

Meskipun skuat Madrid berisi banyak bintang terkenal, Vinicius mengatakan ada kalanya mereka masih kagum pada entrenador mereka.

“Ketika seorang pria seperti itu, yang bermain pada level setinggi itu, ada di bangku cadangan dan mengatakan sesuatu, Anda pasti memperhatikan, bukan?” Vinicius mengatakan kepada Globo’s Esporte Espetacular.

“Kadang-kadang kami sedikit gugup ketika akan berbicara dengannya. Dia melakukan segalanya untuk kami, jadi kami hanya khawatir tentang permainan kami,” tambahnya.

Vinicius belum bertanding lagi sejak Zidane kembali ke Santiago Bernabeu. Penyerang 18 tahun ini mengalami cedera pergelangan kaki pada babak 16 besar Liga Champions melawan Ajax pada 5 Maret.

Namun pemain asal Brasil itu yakin dia akan diberi kesempatan untuk bersinar di bawah Zidane ketika sudah pulih dari cederanya.

“Saya santai karena saya tahu peluang saya akan tiba. Saya tahu Zidane memberi semua orang kesempatan. Sekarang kami sedang bersiap untuk musim depan,” ujarnya.

Vinicius menghadapi perlombaan melawan waktu agar bisa fit untuk tampil di Copa America bersama Brasil, yang dimulai pada bulan Juni. Dia melakukan segala daya untuk membuktikan kebugarannya kepada pelatih tim nasional, Tite.

“Saya mempersiapkan diri dengan sangat baik agar saya bisa memainkan pertandingan terakhir musim ini dan, jika mungkin, dipanggil oleh tim nasional. Saya akan senang jika itu terjadi, dan jika tidak, saya akan mendukung Selecao seperti biasa,” pungkasnya. (Sumber: Sportskeeda)

 

Penulis: Andrie Widyantoro
Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini