Piala Presiden 2019: Sabet Gelar Pemain Terbaik, Hamka Hamzah Belum Habis

Sebelumnya nama nomine yang disebut adalah Manuchekhr Dzhalilov, Hansamu Yama, dan Amido Balde dari Persebaya Surabaya ditambah Makan Konate, Ricky Kayame, dan Dedik Setiawan dari Arema FC.

Sepakbola.com, Jakarta – Hamka Hamzah secara mengejutkan dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Presiden 2019. Pasalnya sebelum ini namanya tidak disebut-sebut masuk sebagai nomine kategori pemain terbaik.

Justru tiga pemain Arema FC lain yang dinominasikan meraih penghargaan ini, yakni Makan Konate, Dedik Setiawan, dan Ricky Kayame. Tetapi Hamka akhirnya membalikkan prediksi setelah terpilih sebagai pemain terbaik.

Hamka memang dinilai layak mendapatkan penghargaan ini. Ia memenuhi seluruh syarat sebagai pemain terbaik. Sebelumnya Ketua Technical Study Group (TSG), Danurwindo, menyebut pemain harus memiliki kriteria tertentu untuk menjadi yang terbaik di Piala Presiden 2019. 

Selain kontribusi terhadap tim, sosok yang layak menyabet penghargaan Pemain Terbaik Piala Presiden 2019 harus memiliki aspek lain seperti Leadership (kepemimpinan) dan Fair Play.

Hamka memiliki semuanya, kontribusinya di skuat Arema sangat signifikan. Ia benteng tangguh di lini belakang Arema. Sangat jarang seorang center back mendapatkan gelar pemain terbaik tapi tanpa Hamka Hamzah dipastikan lini belakang Arema mudah ditembus.

Selanjutnya jabatan sebagai kapten sudah menjadi pengakuan kepemimpinan Hamka di Lapangan. Ia sangat dihormati oleh kawan dan lawan. Soal fair play juga ia tunjukkan di Final saat menenangkan rekannya yang sedang berseteru dengan pemain Persebaya. Salah satunya terlihat di momen saat Amildo Balde menyikut pemain Arema Arthur Cunha, Hamka mendamaikan rekan-rekannya.

Dedikasi dan semangat juang

Selain itu Hamka memperlihatkan beberapa teladan yang patut dicontoh pemain muda. Satu di antaranya ketika mengalami cedera di pertandingan pertama Arema dalam penyisihan Grup E melawan Barito Putera.

Hamka cedera robek bagian bibir atas dan mendapatkan 19 jahitan. Meski cukup parah, dia hanya sekali absen dan kembali tampil seakan tidak mengalami trauma. Sebuah bukti dedikasi dan semangat juang yang besar untuk tim

Gelar ini juga membuktikan diri bahwa dirinya belum habis. Di usianya 35 tahun ini ia tetap bisa melewati jadwal padat Piala Presiden 2019. Setelah mendapatkan gelar pemain terbaik dan berhak mengantongi hadiah Rp250 juta, uang itu rencananya akan digunakan untuk syukuran dengan Aremania, keluarga, dan kerabat dekatnya.

“Saya sudah pikirkan hal itu (syukuran). Nanti semua akan diundang. Tapi, saya mau pulang dulu untuk berkumpul dengan keluarga,” ucapnya.

Komentari Artikel Ini