3 Alasan Barcelona Harus Pecat Ernesto Valverde

Sepakbola.com, Barcelona – Barcelona kembali gagal di Liga Champions, meski mereka unggul besar di leg pertama babak semifinal. Lionel Messi menjadi sasaran kritik atas kegagalan timnya, namun Ernesto Valverde bisa menjadi nama yang paling bertanggung jawab kali ini. Dan berikut adalah tiga alasan Barcelona harus mengganti manajer mereka.

Jarang punya keputusan berani dan selalu berharap keajaiban Messi

Dikenal sebagai manajer pragmatis, Valverde telah dapat diprediksi pada sebagian besar kesempatan dengan pilihan timnya. Malcom jarang diberi peluang musim ini dan meskipun memiliki Arthur di skuat, ia memilih Arturo Vidal di leg kedua melawan Liverpool.

Meskipun ia merotasi skuatnya dengan lebih baik musim ini, ia tidak mau mengambil risiko apapun dan memilih untuk menjalani cara yang telah dicoba dan diujinya. Meskipun itu bekerja dengan baik di La Liga, tim-tim Eropa memiliki pemain yang jauh lebih baik dan kadang-kadang perlu sedikit risiko dan inovasi untuk mengejutkan lawan.

Valverde juga mengharapkan Messi untuk menyelamatkannya sepanjang waktu dan ketika pemain asal Argentina itu gagal, dia menyerah begitu saja. Kecepatan Malcom dan Ousmane Dembele akan menyulitkan tim lawan, tetapi dia memilih untuk tetap memainkan Coutinho. Barcelona membutuhkan seorang manajer yang memahami filosofi mereka dan bermain dengan kekuatan mereka.

Kepuasan dan mental buruk merasuki permainan Barcelona

Meskipun kehilangan Neymar, Barcelona tetap memiliki salah satu pasukan terbaik dan seimbang di Eropa. Namun, rasa puas diri dan mental mereka yang buruk menjadi faktor kegagalan mereka dalam beberapa tahun terakhir.

Mereka memandang Roma dengan enteng setelah kemenangan di leg pertama perempatfinal musim lalu dan membayar mahal untuk itu. Itu terjadi lagi tahun ini, dan Valverde benar-benar tidak punya ide untuk menghentikannya.

Pep Guardiola atau Luis Enrique dikenal mampu menyalurkan kekuatan mental kepada timnya. Kini Barcelona memang mampu mencetak gol dan mendominasi permainan tetapi ketika lawan membalas, mereka tidak punya jawaban.

Banyak kesempatan untuk menunjukkan kemampuan taktisnya, tetapi gagal total

Meskipun telah unggul di Liga Spanyol, Valverde kesulitan melawan tim kuat di Eropa. Dia tidak memiliki fleksibilitas taktis dan ketika susunan pemain diumumkan pada pertengahan pekan ini, ada beberapa pilihannya yang dipertanyakan.

Dia memilih tim yang sama dan meskipun mereka memenangkan leg pertama, Sergi Roberto jelas tak bisa menghentikan Sadio Mane. Philippe Coutinho tampil buruk di leg pertama tetapi Valverde mempertahankan tempatnya di tim inti. Dia juga membuat beberapa pilihan tim yang dipertanyakan dalam kekalahan melawan AS Roma musim lalu.

Dia sangat bergantung pada Lionel Messi untuk memenangkan pertandingan dan ketika sang pemain kesulitan, Valverde tidak memiliki rencana B yang jelas. Taktik Klopp telah jelas sejak menit pertama dan Valverde tidak mampu menangkal ancaman Liverpool, meskipun memiliki pemain yang tepat di skuatnya. (Sumber: Sportskeeda)

 

Penulis; Andrie Widyantoro/Editor: Setyo Bagus

Komentari Artikel Ini