Keberadaan Pogba Buat Pemain Manchester United Tampil Buruk

Meski bisa dibilang ini musim terbaik Pogba, karena mencetak 16 gol dan menciptakan 11 assist, penampilannya sering mendapat kecaman.

Sepakbola.com, Manchester – Paul Pogba membuat pemain sekelilingnya di Manchester United bermain semakin buruk, kata Liam Rosenior yang merupakan mantan bek Brighton and Hove Albion.

Pogba mendapat pelecehan dari penggemar United setelah pasukan Ole Gunnar Solskjaer menerima kekalahan kandang 0-2 melawan tim yang sudah terdegradasi, Cardiff, di hari terakhir musim Liga Inggris. United mengakhiri kompetisi dengan berada di posisi keenam dan kehilangan tiket Liga Champions.

Meskipun bisa dibilang ini merupakan musim terbaik Pogba dengan balutan jersey United, karena mencetak 16 gol dan menciptakan 11 assist, penampilannya sering mendapat kecaman saat gagal mengulangi performa yang ia tunjukkan untuk Prancis. Tahun lalu ia menjadi salah satu pilar penting Les Bleus dalam memenangkan Piala Dunia Rusia.

Mantan gelandang Hull City dan Brighton, Liam Rosenior percaya karakter Pogba tidak cocok untuk United. Ia menilai gayanya baik di dalam atau di luar lapangan membuat hal-hal sulit bagi rekan satu timnya.

Berbicara di The Debate, Rosenior berkata: “Pogba bukan pemain yang tepat yang dibutuhkan United saat ini. Apakah dia pemain sepak bola kelas dunia? Ya. Apakah dia tipe pemain yang dapat Anda gunakan, struktur Anda, buat dia pemimpin tim? Dia tidak bisa. Dia hanya tidak pas.”

“Liverpool dan City sangat disiplin. Saya ingat Carrick, posisinya, tidak mementingkan diri sendiri, dia membuat pemain di sekitarnya menjadi lebih baik. Pogba membuat pemain di sekitarnya menjadi pemain yang lebih buruk, karena mereka terus-menerus harus mengisi di mana dia menghilang.”

Pogba berperan penting ketika Prancis mengangkat Piala Dunia musim panas lalu, sementara ia juga menjadi pemain favorit bagi Juventus selama masa tugasnya di Serie A.

Emma Hayes, manajer Chelsea Wanita, percaya bahwa beberapa pemain sama sekali tidak cocok dengan intensitas Liga Premier.

“Harapannya berbeda, kita melihatnya berulang kali,” katanya.

“Mungkin beberapa pemain mungkin bukan yang terbaik untuk Liga Premier. Tidak ada yang membantah bakatnya, tapi saya setuju ada sejumlah tanggung jawab karena label harga yang dikenakan padanya.”

Rosenior setuju, mengatakan Pogba bukan pemimpin yang diharapkan penggemar United. Mereka (pendukung) dibuat tak mengerti karena penampilan bintang lima dari Pogba bersama Prancis, dan dengan Juventus di Italia. Karena di sana ia memiliki rekan yang membantu, sementara di United dia harus berperan sebagai pemeimpin.

“Saya pikir terlalu banyak ditempatkan di pundaknya untuk menjadi pemimpin yang bukan dirinya. Saya melihatnya bermain di tim Prancis dan menjalankan pertunjukan brilian dan memenangkan Piala Dunia.”

“Perbedaannya adalah mereka memiliki pemimpin nyata di seluruh tim itu dan di sekitarnya, mempengaruhinya dengan cara yang benar. Setiap pemain memiliki kepribadian yang berbeda,” tukasnya. (Sumber: Daily Mail)

Penulis: Maulana Habibi/Editor: Setyo Bagus

Komentari Artikel Ini