‘De Ligt Satu-Satunya Pemain Yang Bisa Gantikan Peran Kompany Di Manchester City’

Sepakbola.com, Manchester – Matthijs de Ligt akan menjadi kandidat yang sempurna untuk mengisi lubang besar di lini belakang Manchester City, akibat kepergian Vincent Kompany. Hal itu diyakini mantan pemain Liga Inggris Dietmar Hamann.

Sang kapten Manchester City akhirnya berada pada akhir kontraknya saat ini. Kompany akan meninggalkan Stadion Etihad dan mengambil peran pemain plus manajer di Anderlecht setelah 11 tahun tampil mengesankan di Inggris.

Pep Guardiola mungkin memutuskan untuk masuk ke pasar transfer musim panas ini dalam upaya untuk menemukan pengganti yang cocok, dan Hamann mendesak manajer itu untuk mengejar Matthijs de Ligt.

Itu karena De Ligt, yang sedang dikaitkan dengan klub-klub di seluruh Eropa, dianggap sebagai pemimpin yang siap pakai dengan potensi yang sangat besar pada usia 19 tahun.

Hamman yang pernah berkostum The Cityzens mengatakan kepada Racing Post: “Luar biasa untuk berpikir bahwa Manchester City menghabiskan lebih dari 150 juta pounds untuk mendatangkan Nicolas Otamendi, John Stones dan Aymeric Laporte dan tidak satu pun dari mereka yang akan menjadi pengganti Vincent Kompany, yang harganya sekitar 8 juta pounds.”

“Manchester City memiliki lubang besar untuk diisi setelah Kompany keluar dan menurut saya hanya ada satu kandidat, Matthijs de Ligt. Ada yang mengatakan dia terlalu muda tapi saya tidak setuju dengan itu. Kadang-kadang Anda menemukan anomali, dan itulah De Ligt. Ia merupakan pemain berusia 19 tahun yang tampak seperti pemain berusia 25 tahun dan bermain seperti pemain berusia 30 tahun,” tambahnya.

“Dia telah memimpin Ajax untuk tampil sangat baik musim ini dan merupakan pemain yang terlahir sebagai pemimpin. Dia adalah orang yang dapat menggantikan peran Kompany di masa depan,” lanjut Hamann.

“Kompany tiba dari Jerman setelah bermain di Hamburg dan saya langsung menyambutnya, bukan hanya karena dia berbicara bahasa Jerman dengan baik. Dia selalu berpikir ingin menjadi gelandang bertahan, tetapi saya langsung mengatakan padanya karena atributnya, yang bagus di udara, dan bermain seperti binatang buas, dia bisa menjadi bek tengah kelas dunia mutlak,” pungkasnya. (Sumber: Racing Post)

 

Penulis: Andrie Widyantoro
Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini