Klopp Dan Pochettino Kritik Mahalnya Biaya Tonton Langsung Final Liga Champions

Final Liga Champions 2019 antara Liverpool vs Tottenham Hotspur akan digelar di Wanda Metropolitano, Madrid pada Minggu (2/6/2019) dini hari WIB.

Sepakbola.com, Liverpool – Jurgen Klopp dan Mauricio Pochettino bergabung untuk mengkritik mahalnya biaya yang harus dibayar untuk menyaksikan final Liga Champions secara langsung di Madrid.

Liverpool dan Tottenham Hotspur akan bertanding di Wanda Metropolitano yang berkapasitas 67.800 penonton pada awal Juni. Tetapi para pendukung kecewa dengan hanya 16.613 tiket yang dialokasikan untuk kedua klub, sementara itu harganya juga sangat mahal.

Dalam pernyataan bersama, kelompok suporter Liverpool ‘Spirit of Shankly’ dan Tottenham Hotspur Supporters’ Trust, meminta penghentian eksploitasi soporter. Selain memprotes minimnya alokasi tiket untuk kedua klub, suporter meminta langkah-langkah perlindungan konsumen yang akan diperkenalkan untuk menghentikan kenaikan harga tiket perjalanan dan akomodasi.

Panduan Final Liga Champions 2019: Liverpool Vs Tottenham Hotspur

Biaya akomodasi meroket

Manajer Liverpool, Klopp, mempertanyakan keputusan federasi termasuk menyinggung penentuan tempat final. Final Liga Champions di Madrid memang tak terlalu masalah namun lokasi final Liga Europa di Baku, Azerbaijan banyak dikritik berbagai kalangan.

“Keputusan ini, pastinya bisa jauh lebih masuk akal. Ini terlihat tidak bertanggung jawab. Saya mendengar kamar hotel yang biasanya 100 pounds (Rp1,86 juta) sekarang 2.700 pounds (Rp.50,2 juta) selamam? Itu gila. Kota Madrid memang luar biasa mahal tetapi siapa yang memutuskan Baku untuk final Liga Europa? Atau Kiev? Saya tidak tahu apa pertimbangan orang-orang yang memutuskan hal-hal ini,” ujar Klopp.

Mauricio Pochettino juga merasakan kenaikan harga secara langsung ketika ia mencoba memesan perjalanan ke Madrid untuk teman-teman dan keluarganya.

“Kami mulai berbicara dengan klub hari ini (Jumat) untuk mengatur dan melihat bagaimana ini akan berkembang. Kemarin saya menelepon beberapa hotel untuk mencoba memesan beberapa kamar karena saya tidak tahu apakah keluarga saya dan beberapa orang dari Argentina akan berada di sana,” ujar Pochettino.

“Saya ingin memesan dan itu sangat sulit dan harganya sangat gila. Saya sangat terkejut, orang-orang memanfaatkan kesempatan seperti ini untuk mengambil keuntungan. Ini akan sangat, sangat sulit,” tambahnya.

Para pendukung klub pun tak senang dengan hal tersebut.  Mereka memandang itu sebagai eksploitasi terhadap tekad pendukung untuk menghadiri  final Liga Champions.

“Kegembiraan kami mencapai final ditentukan oleh harga perjalanan, akomodasi, tiket, dan alokasi tiket. Harga penerbangan ke Madrid dan kota-kota sekitarnya telah meroket hingga 840 persen.  Kamar hotel dihargai lebih dari 1.000 pounds (sekitar Rp.18,6 juta) semalam dan kami mendengar cerita tentang pemesanan kamar yang dibatalkan dan dijual kembali dengan harga yang sangat tinggi,” bunyi pernyataan dari para pendukung. (Sumber: ESPN)

 

Penulis: Andrie Widyantoro/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini