Usai Kalah dari Barcelona, Cavani Akui Perlu Obat Tidur

Sepakbola.com, Paris – Edinson Cavani mengatakan dia perlu mengkonsumsi obat-obatan untuk bisa mengatasi masalah tidurnya usai kekalahan dramatis Pairs Saint-Germain dari Barcelona di Liga Champions musim 2016-2017.

Raksasa Perancis tersebut mengalahkan tim Catalan 4-0 pada leg pertama babak 16 besar, tetapi mereka kalah 6-1 pada leg kedua di Camp Nou. Cavani dan rekan setimnya yakin mereka akan lolos ke babak perempat final hingga masuknya Sergi Roberto di menit-menit akhir dan membawa Catalan mencatat comeback sensasional.

Barca masih kalah agregat 5-3 pada menit 88 sebelum dua gol cepat Neymar – sekarang menjadi rekan setim Cavani – mencetak gol lewat titik putih di injury time dan dilanjutkan Sergi untuk menyingkirkan PSG.

Saat diwawancara oleh ESPN, Cavani mengakui pertandingan tersebut berdampak pada kehidupannya di luar lapangan selama beberapa waktu. Pemain 32 tahun tersebut mengatakan: “Pertandingan itu banyak mempengaruhi saya. Tidak ada yang bisa bayangkan apa yang akan terjadi,”

“Saya tidak bisa tidur, jadi saya menghabiskan waktu dengan membaca,”

“Dan kemudian saya mulai cemas, saya datang ke tempat latihan tanpa menutup mata saat malam,”

“Dokter meyakinkan saya dan memberi saya obat untuk membantu saya tidur. Sedikit demi sedikit saya berhasil tidur,”

Truma itu bisa dipahami karena Barca tim pertama yang membalikkan defisit empat gol dari leg pertama. Secara psikologis PSG belum pulih dari kekalahan tersebut. Empat tahun sebelum comeback Barcelona ini PSG empat kali berturut-turut mencapai perempatfinal Liga Champions. Setelah kekalahan dari Barcelona tersebut, mereka kembali gagal di babak 16 besar usai disingkirkan Manchester United. Ceritanya tetap sama, comeback. PSG menang 2-0 di Old Trafford, tetapi kalah 3-1 di Paris. (Sumber: goal.com)

 

Penulis: Ricky Sulastomo/Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini