3 Alasan Antoine Griezmann Sempurna Untuk Barcelona

Sepakbola.com – Musim 2018-19 Barcelona hanya merengkuh gelar LaLiga, karena gagal di Liga Champions dan Copa del Rey. Skuat Blaugrana butuh penyegaran untuk musim depan dan kehadiran Antoine Griezmann bisa mewujudkannya.

Dua musim secara beruntun Barcelona gagal menembus final Liga Champions, padahal sudah unggul agregat tiga gol di leg pertama. Bahkan Lionel Messi tak mampu menyelamatkan raksasa Catalan di panggung terbesar sepak bola Eropa. Barca butuh figur yang bisa memberi warna baru, sosok yang bisa menjadi figur kunci, pembeda di saat-saat krusial.

Laporan media-media Spanyol menyebut Griezmann adalah target utama Barcelona di bursa transfer musim panas ini. Mereka ingin menambah kontingen Prancis setelah Samuel Umtiti, Ousmane Dembele dan Jean-Clair Todibo. Barcelona tampaknya ingin mengulang sejarah ketika meraih sukses bersama penggawa Les Bleus seperti Thierry Henry dan Eric Abidal.

Berikut 3 alasan kenapa Antoine Griezmann akan menjadi pemain yang tepat untuk Barcelona.

Pemain kelas dunia

Suka atau tidak Giezmann masuk deretan pemain kelas dunia. Faktanya, dia seorang diri bisa memberikan dampak besar pada serangan Atletico Madrid. walaupun ada sosok Diego Costa, Kalinic dan Morata.

Gaya bertahan Atleti menuntut Griezmann lebih dari sekedar menyerang. Dia harus mengambil bola dari belakang, bertahan, meng-recover bola, menggiring bola dari lini tengah ke depan, mencetak gol dan memberi assist. Musim 2018-19 dia berhasil mencetak 15 gol dan sembilan assist.

Barcelona akan diuntungkan jika menggunakan jasanya, apalagi usia Suarez sudah mendekati 33 tahun. Karena masih 28 tahun, Griezmann bisa bertahan lima sampai enam tahun. Pengalamannya juga tak perlu diragukan lagi karena dia pernah membawa Prancis juara Piala Dunia 2018.

Memberikan opsi taktik yang banyak

Salah satu kendala pelatih Ernesto Valverde adalah minim taktik. Entrenador 55 tahun itu kerap buntu saat timnya butuh rencana B dan itu terlihat jelas dari cara Barcelona gugur di Liga Champions dua musim terakhir.

Griezmann bisa bermain di berbagai posisi lini depan: Striker tengah, penyerang sayap dan second striker. Valverde memiliki akan banyak taktik dengan keberadaan Griezmann.

Jika diperlukan Barcelona bisa mengarahkan Messi ke tengah untuk mengakomodir Suarez dan Griezmann. Jika Barcelona ingin mencoba 4-4-2 mereka bisa menurunkan Dembele atau Coutinho sebagai gelandang kanan dan kiri, Messi dan Griezmann berduet di lini depan. Atau mereka bisa memainkan Messi sebagai false 9 dengan formasi 4-3-3 untuk memberikan kenyamanan Griezmann sebagai striker tengah.

Bisa juga dengan formasi 4-2-3-1, Messi sebagai gelanang serang tengah, diapit Griezmann dan Coutinho atau Dembele. Ketiganya menyokong Suarez di posisi ujung tombak. Valverde juga bisa menggunakan skema 4-3-1-2 diamond, dengan Messi sebagai ujung berlian, lalu Griezman dan Suarez berduet di depan.

Menciptakan triusla maut baru

Kita tahu bagaimana Messi, Suarez dan Neymar saat di Barcelona. Namun, sejak Neymar pindah ke PSG, mereka tak punya triusla maut lagi. Kehadiran Coutinho tidak sesuai ekspektasi karena tampill tidak konsisten.

Siapapun yang menghadapi Barcelona tahu Messi adalah sumbernya. Suarez banyak gagal mengontrol bola dan kecepatannya mulai menurun, Dembele keluar masuk tim karena cedera dan Coutinho tak bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya seperti di Liverpool.

Membawa Griezmann akan menciptakan trisula maut baru. Messi tidak harus selalu harus menciptakan peluang dan mencetak gol, tugas untuk mengobrak-abrik pertahanan lawan bisa diberikan kepada Griezmann karena dia punya skill dan dribble yang fantastis sehingga akan meringankan tugas Messi.

Ketika Messi dipasangkan dengan pemain yang mematikan dan beban kerja Suarez berkurang, itu akan sangat membantu tim. Trio Griezmann-Suarez- Messi jelas akan sangat merepotkan barisan pertahanan klub manapun.

 

Penulis: Ricky Sulastomo
Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini