Bangkit Ala Mario Gotze

Hari ini, 3 Juni 2019, Mario Gotze tepat berusia 27 tahun.

Sepakbola.com, Yogyakarta – Mario Gotze sempat menjadi harapan besar bagi publik Jerman kala ia mulai muncul ke permukaan di tahun 2010 yang lalu. Penghargaan Golden Boy Award yang ia terima setahun berselang kian menambah rasa percaya publik pada talenta Gotze.

Kala itu Gotze memang terus berkembang menjadi pemain yang berkelas. Bahkan di tahun 2013 ia memaksa Bayern Munchen mengeluarkan dana sebesar 40 juta euro untuk bisa mengamankan tanda tangannya.

Kariernya di Bayern Munchen pun terus berkembang. Tak hanya itu di tim nasional senior Jerman, pemain yang pada hari ini tanggal 3 Juni 2019 tepat berusia 27 tahun itu mencatatkan penampilan yang luar biasa.

Pada laga final Piala Dunia 2014, Gozte masuk sebagai pemain pengganti. Namun, ia berhasil menjadi pahlawan kemenangan Jerman atas Argentina berkat gol tunggal yang ia cetak di masa extra time.

Terhambat gangguan metabolisme

Setelah Piala Dunia kondisinya justru kian tak mengenakkan bagi Gotze. Ia mulai kehilangan tempat di Munchen akibat sering mengalami cedera dan penurunkan performa.

Hal itu memaksa Gotze kembali ke mantan klubnya, Borussia Dortmun di tahun 2016. Bersama Die Borussen situasinya jutsru tak menjadi baik. Pada akhirnya di awal tahun 2017, Gotze divonis mengalami penyakit langka.

Penyakit tersebut menyerang metabolisme tubuh Mario Gotze yang menyebabkan pemain mungil tersebut gampang mengalami cedera. Hal itu tentu sangat mempengaruhi performanya di lapangan.

Setelah hampir setengah tahun absen dari lapangan hijau karena harus menjalani masa rehabilitasi, Gotze akhirnya bisa kembali bermain di awal musim 2017-18 yang lalu. Namun, musim comebak Gotze tak berjalan dengan baik. Di sepanjang musim 2017-18, pemain kelahiran Memmingen, Jerman itu hanya bisa mencetak dua gol dan tujuh assist.

Gotze benar-benar mengalami kebangkitan di musim 2018-19 ini. Pemilik 63 caps di tim nasional Jerman itu mampu tampil di 34 laga bersama Dortmund. Tak hanya itu catatan gol dan assist Gotze juga meningkat. Di musim 2018-19, ia berhasil mencetak tujuh gol dan tujuh assist. Meski masih jauh dari performa terbaiknya dalam beberapa tahun silan, paling tidak Gotze telah bisa membuktikan kerja kerasnya untuk bisa kembali ke level atas.

Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini