4 Alasan Real Madrid Tak Perlu Rekrut Paul Pogba

Sepakbola.com – Paul Pogba dikabarkan ingin meninggalkan Manchester United karena merasa ambisinya yang sangat tinggi sudah tak sejalan dengan klub. Salah satu tim yang menjadi peminatnya adalah Real Madrid.

Los Blancos selalu memiliki pemain kelas dunia, setiap mega bintang akan menjadi incaran klub ibu kota Spanyol ini. Pogba cocok dengan tradisi mereka, menjadi perhatian media dan juga memiliki bakat. Kabar yang beredar, agennya, Mino Raiola berupaya keras untuk mendaratkan Pogba di Santiago Bernabeu.

Tapi, apakah Real Madrid harus membelinya? Apakah Pogba bisa cocok di Los Blancos atau malah membuat skut Zinedine Zidane akan acak-acakan? Berikut 4 alasan Real Madrid tak perlu rekrut gelandang asal Perancis ini.

Harga transfer yang tinggi

Pogba dibeli Manchester Unite dengan harga 89 juta poundsterling pada musim panas 2016 dari Juventus. Itu sebelum inflasi tinggi di bursa transfer sepak bola, saat itu dia juga menjadi pemain dengan harga termahal. Sekarang, melihat situasi harga transfer menggila Pogba bisa dibanderol dengan harga 170 juta euro (sekitar Rp2,7 triliun). Bila transfer terjadi, itu dua kali lipat dari rekor transfer Real Madrid.

Selain transfer, gaji Pogba saat ini 290.000 poudsterling (sekitar Rp5,2 miliar) per pekan, gaji yang lebih tinggi dari siapapun di Real Madrid termasuk Gareth Bale. Dan itu akan meningkat bila dia pindah ke Real Madrid.

Mengingat biaya transfer yang besar dan gaji tinggi, lebih baik Real Madrid mencari opsi lainnya walau sulit mencari pemain seflamboyan Pogba saat ini. Risiko merekrutnya juga ada, seperti di Manchester United dia tampil buruk jika moodnya sedang turun.

Ada opsi lebih baik dan alternatif lebih murah

Pemain seperti Chrtistian Eriksen, Giovani Lo Celso, Exequiel Palacios adalah alternatif lain untuk Pogba. Mereka memang tidak seflamboyan Pogba, tapi secara kualitas mungkin bisa dibandingkan. Eriksen contohnya, lebih berpengalaman dan konsisten selama ini bersama Tottenham.

Skuat Real Madrid perlu penyegaran di beberapa lini sehingga klub tidak bisa menghabiskan uang untuk satu atau dua pemain. Mereka diyakini akan mendatangkan Eden Hazard dengan nilai yang tidak murah. Uang pembelian Pogba bisa untuk membeli satu bek dan satu full-back yang akan tentunya lebih bermanfaat untuk masa depan mereka.

Pogba pemecah-belah

Tiga tahun di Old Trafford, Pogba berhasil membuat perpecahan di klub dengan mempengaruhi atmosfer pemain. Secara alami Pogba memang memiliki kemampuan mempengaruhi orang, mendoron semangat dan juga memimpin rekan-rekannya. Tetapi, tampaknya itu malah tidak baik untuk Manchester United di bawah kepempimpinan Jose Mourinho.

Keduanya berseteru dan akhirnya terjadi penurunan drastis dari performa United. Perseteruannya dengan Mourinho kabarnya memecah ruang ganti United menjadi dua, pro Pogba dan pro Mourinho. The Special One akhirnya yang keluar dari Manchester United.

Di Real Madrid dengan banyaknya pemain bintang, ego mereka bisa saling beradu, ini bukan hal yang baik untuk klub manapun dan harganya lebih mahal dari biaya transfer manapun.

Tidak konsisten

Saat Pogba tiba di Manchester United dengan nilai transfer yang memecahkan rekor, banyak orang yang percaya dia akan mengembalikan United ke tempatnya. Walau beberapa kali tampil sangat gemilan, pemenang Piala Dunia 2018 ini tidak bisa menunjukkannya secara konsisten dan itu tidak melambangkan gajinya yang tinggi.

Sikap acuh tak acuhnya di lapangan menimbulkan kekhawatiran, para penggemar mengkritiknya, sementara pundit dan mantan pemain United seperti Roy Keane menyebutnya masalah besar dan Mourinho memberinya virus.

Solskjaer datang dan pada awalnya semua berjalan dengan baik, tetapi kemudian semuanya kembali seperti saat ditangani Mourinho. Pogba salah satu pemain yang patut disalahkan untuk pencapaian Manchester United musim ini, gagal finis di zona Liga Champions.

Real Madrid butuh membangun ulang timnya, membentuk skuat yang terencana dengan sangat matang. Pogba terlalu berisiko untuk saat ini bagi Real Madrid yang masih rentan.

Komentari Artikel Ini