Benfica Masih Hidup Dalam Kutukan Guttmann

Kemenangan di final European Cup 1962 menjadi sukses terakhir Sport Lisboa e Benfica di kancah Eropa.

Sepakbola.com – Benfica adalah salah satu klub terbesar Portugal. Klub yang berasal dari kota Lisbon itu memegang rekor sebagai juara terbanyak Liga Portugal dengan raihan 37 gelar dan masih banyak lagi rekor di level domestik yang lain..

Di Eropa, reputasi Benfica juga tak bisa dipandang sebelah mata. Pada dekade 1960-an, As Aguias pernah bergitu beringas di Eropa. Bahkan Benfica sempat dua kali beruntun menjadi juara European Cup atau yang kini lebih dikenal dengan ajang Liga Champions.

Benfica mampu melakukan hal itu pada musim 1960-1961 dan musim 1961-1962. Dengan diperkuat para pemain lokal legendaris seperti Eusebio, Jose Aguas, Antonio Simoes dan beberapa nama lain, Benfica pernah menjadi raja Eropa. Namun, satu sosok yang tak kalah berperan adalah sang pelatih mereka kala itu, Bela Guttmann.

Pelatih legendaris asal Hungaria itu mampu memimpin Benfica yang hanya mengandalkan pemain lokal bisa menjadi tim yang sangat disegani. Namun, Guttmann juga-lah yang pada akhirnya memberikan “bencana” untuk Benfica.

Usai mengantarkan Benfica menjadi juara di Liga Champions 1961-62, Guttmann bertemu dengan Presiden Benfica kala itu, Antonio Carlos Cabral Fezas Vital. Dalam pertemuan itu, Guttmann meminta kenaikan gaji yang sangat tinggi.

Permintaan itu ditolak mentah-mentah oleh sang presiden dan membuat Guttmann murka. Ia kemudian pergi dari ibu kota Portugal. Tak hanya itu Guttmann juga melontarkan kutukan yang mengerikan.

“Tidak dalam seratus tahun dari sekarang, Benfica akan menjadi juara Eropa,” begitu bunyi kutukan dari Bela Guttmann.

Lima kegagalan final

Awalnya, para pendukung Benfica hanya menganggap kutukan itu sebagai pepesan kosong belaka. Namun, jika melihat fakta yang ada di Benfica hingga saat ini, kutukan itu seperti terus menghantui As Aguias.

Bagaimana tidak, sejak dikutuk oleh Guttmann, Benfica memang tak sekalipun bisa memenangkan gelar di kompetisi Eropa lagi. Menariknya, Benfica sebenarnya pernah melaju ke final Liga Champions sebanyak lima kali dan Liga Europa sebanyak tiga kali. Benfica selalu kalah dalam laga-laga final itu.

Terbaru, Benfica berhasil melaju ke final Liga Europa musim 2013-14. Namun, mereka kembali kalah lewat babak adu tendangan penalti dari Sevilla. Jika kutukan Guttmann itu benar adanya, maka Benfica baru bisa menjadi jawara di Eropa pada tahun 2062!

Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini