Liga 1 Gunakan VAR Untuk Mengatasi 4 Momen Ini

Sepakbola.com, Jakarta – Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah menyetujui penggunaan Video Assistant Referee (VAR) setelah melalui rapat Komite Eksekutif pada 26 Mei lalu di Jakarta.

Dengan adanya VAR diharapkan tidak ada lagi keputusan kontroversial yang terjadi. Namun ada juga yang ragu bahwa VAR dapat menghambat jalanya pertandingan karena setiap pelanggaran, pemain akan meminta wasit melihat VAR.

Tapi hal itu tak akan terjadi, karena berdasarkan peraturan FIFA, VAR hanya dapat digunakan wasit untuk memutuskan 4 kejadian berikut:

1. Saat Gol atau Tidak

Momen pertama yang wajib menggunakan VAR adalah saat keputusan ragu mengenai gol atau tidak. Wajib hukumnya jika ada pandangan wasit yang ragu terkait gol apakah bola sudah lewat dari garis atau tidak. Sebagai contoh kasus Anderson Salles pada ajang Piala Indonesia, wasit dengan VAR bisa tepat menentukan tendangan bebas Salles sudah masuk ke dalam atau tidak. Jika menggunakan teknologi garis gawang, VAR tidak berlaku untuk poin pertama ini.

2. Keputusan Penalti

Wasit bisa meminta bantuan VAR saat hendak memutuskan penalti atau tidak. Biasanya ini meminimalisir pemain yang melakukan diving sehingga kejadian seperti di laga PSS vs Semen Padang kemarin tidak akan terulang

3. Kartu Merah Langsung

Kejadian Hamka Hamzah saat menekel pemain depan Persela dalam kondisi dia pemain terakhir, harusnya diganjar kartu merah. Namun wasit ketika itu ragu, dan dengan adanya VAR kejadian ini bisa diminimalisir.

4. Kesalahan Identitas

Wasit dapat melihat VAR untuk memastikan identitas pemain yang mendapat kartu kuning/merah sudah benar atau tidak. Musim lalu wasit Agus Fauzan pernah salah memberikan kartu merah kepada Ridwan Tawanella padahal yang melakukan pelanggaran adalah Ricky Ohorella.

Komentari Artikel Ini