Pemain Yang Bisa Direkrut Real Madrid Setelah Eden Hazard dan Luka Jovic

Sepakbola.com, Madrid – Setelah terpuruk di musim 2018-19, Real Madrid perlu aktif berburu pemain baru di bursa transfer musim panas demi membantu Zinedie Zidane dalam membangun ulang kekuatan Los Blancos.

Sejauh ini Real Madrid sudah mendapatkan Luka Jovic dari Eintracht Frankfurt, serta Eden Hazard dari Chelsea. Dua nama itu belum cukup bagi Zidane yang akan melakukan perombakan skuat Real Madrid. Berikut pemain-pemain yang masuk target pembelian El Real berikutnya.

1. Matthijs de Ligt

matthijs de ligt ajax amsterdam

Real Madrid tampaknya harus mencari bek tengah sekarang, pertahanan mereka jauh dari harapan dan sekarang Sergio Ramos malah meminta untuk pindah ke Liga Tiongkok. Florentino Perez tak menyetujui keinginan Ramos tersebut, tetapi kapten Spanyol ini bukan tidak beralasan pindah ke Tiongkok. Performanya musim 2018-2019 memang agak menurun, dia mulai lamban, mudah cedera, dan beberapa kali membuat kesalahan fatal. Memang kepemimpinan Ramos sangat dibutuhkan, tetapi secara kualitas permainan dia memang menurun di usia 33 tahun.

Real Madrid atau tepatnya Perez agak enggan gonta-ganti bek, dia mencari bek tengah yang bisa bertahan lama dan mumpuni, seperti Ramos yang direkrut pada 2005 dan Raphael Varane tahun 2011. Tradisi ini akan tetap dipertahankan sehingga Matthijs de Ligt sangat cocok untuk mereka.

Kualitas bek Ajax ini tak diragukan lagi, tetapi yang menjadi masalah Real Madrid harus bersaing dengan rival abadinya Barcelona dan rumor yang beredar kapten Ajax tersebut memang penggemar Barcelona.

2. Mesut Ozil

Mesut Ozil Arsenal

Mungkin terdengar aneh, tetapi Ozil masih salah satu gelandang serang paling kreatif di dunia. Di Arsenal kualitasnya kurang maksimal walau dia pernah menunjukkan betapa luar biasanya dia. Ozil pernah di Real Madrid dan tidak mengecewakan.

Masalah utama gelandang serang ini adalah inkonsisten, sulit untuk membuat hatinya senang. Contohnya ketika Arsene Wenger mulai dikabarkan tidak akan melatih Arsenal lagi, entah bagaimana performanya langsung drop dan di bawah Unai emery dia tetap tak bisa bangkit. Namun, di bawah Zinedine Zidane tampaknya perilaku negatifnya ini bisa diatasi.

3. Mauro Icardi

Lini yang sulit untuk Real Madrid setelah kepergian Ronaldo adalah penyerangan, mereka tidak bisa mengharapkan Vinicius Jr, Gareth Bale dan Diaz. Satu-satunya yang paling bisa diharapkan adalah Karim Benzema. Namun, Benzema juga perlu partner untuk membuat lini depan Real Madrid tajam dan Mauro Icardi bisa membantunya.

Icardi bermasalah dengan Inter di hampir sepanjang musim 2018-2019, namun di akhir musim ini dia mulai tampil dan cukup baik walau masih jauh dari produktivitas musim sebelumnya. Tidak ada keraguan perihal ketajaman Icardi di kotak penalti, masalahnya sekarang antara dia dan Inter sedang tarik menarik, agak sulit bagi klub lain masuk dan dia tentu tak mau menjadi pemain kedua. Ini yang mungkin menjadi pertimbangan Madrid.

4. Kylian Mbappe

Kylian Mbappe PSG

Mbappe sudah memberi isyarat mau meninggalkan Paris Saint-Germain demi mendapat tanggung jawab yang lebih besar. Ini kode keras dia ingin menjadi yang utama di sebuah klub karena selama ini inti PSG masih dipegang Neymar. Ini dorongan Mbappe karena musim 2018-2019 dia benar-benar tampil luar biasa, membuat PSG hampir tak merasakan kehilangan Neymar yang cedera.

Sayangnya, perjanjian kontrak Neymar dan PSG adalah membuat Neymar menjadi bintang utama mereka, ini sangat terlihat di lapangan ketika penalti, tendangan bebas potensional menjadi gol di ambil Neymar. Mbappe agak beruntung di musim 2018-2019 karena Neymar cedera cukup panjang sehingga dia mendapat banyak kesempatan untuk menjadi inti permainan PSG. Musim depan, Neymar pulih dan itu kekhawatiran Mbappe.

Komentari Artikel Ini