[SEJARAH BOLA] 8 Juni 1990: Auman Pertama Singa Afrika Di Piala Dunia

Sepakbola.com – Hari ini, 8 Juni, 29 tahun lalu, Kamerun mencatat sejarah saat menghempaskan Argentina di laga pembuka Piala Dunia 1990 dengan skor 1-0. Ini menjadi kemenangan kejutan tim underdog melawan juara bertahan.

Kamerun yang berjuluk Indomitable Lions datang ke Italia 1990 tanpa pernah memenangi laga di ajang Piala Dunia. Pengalaman mereka hanya tiga kali bermain imbang di edisi 1982. Fakta lainnya, tak ada satupun tim Afrika yang pernah memenangi pertandingan sepanjang penyelenggaraan turnamen akbar sejagat.

Kejutan sembilan pemain Kamerun

Nyaris tak ada yang memprediksi Kamerun akan bisa mengimbangi permainan Argentina dalam petandingan yang digelar di San Siro, Milan.

Pada kenyataannya, Singa Afrika mampu membungkam lini depan Albiceleste yang dipimpin Diego Maradona. Kedua tim bermain tanpa gol hingga turun minum. Peluang Kamerun bahkan semakin menciut ketika mereka harus kehilangan gelandang André Kana-Biyik yang terkena kartu merah langsung di menit 61.

Kemudian, kejutan justru terjadi enam menit pasca pengusiran Kana-Biyik. Menyusul situasi tendangan bebas pada menit 67, bola yang terdefleksi melambung di depan mulut gawang sebelum disundul penyerang François Omam-Biyik. Penjaga gawang Argentina Nery Pumpido membuat blunder karena gagal menjinakkan bola yang meluncor pelan mengarah ke tengah gawang. Bola lupt dari tangkapan dan bergulir massuk ke gawang Argentina.

Tertinggal 0-1, Argentina menekan habis-habisan di sisa babak pertama. Meski begitu mereka gagal mencetak gol penyeimbang bahkan setelah bek Kamerun Benjamin Massing terkena kartu merah di menit 88. Waktu terlalu pendek untuk membobol gawang Kamerun yang hanya menyisakan sembilan pemain di lapangan.

Beda cerita fase gugur

Kejutan Kamerun berlanjut di penyisihan Grup B berikutnya. Rumania berhasil ditekuk di laga kedua. Kekalahan di pamungkas grup lawan Uni Soviet tak lagi berpengaruh, Singa Afrika lolos ke fase gugur dengan status juara Grup B.

Argentina kemudian meraih kemenangan lawan Uni Soviet dan bermain imbang lawan Rumania. Beruntung Maradona dkk masih bisa lolos dari penyisihan grup sebagai satu dari empat tim peringkat tiga terbaik.

Peruntungan kemudian tertukar di fase gugur. Sempat mengalahkan Kolombia di babak 16 besar, langkah Kamerun dihentikan Inggris di babak perempat final dalam laga ketat yang berakhir hingga perpanjangan waktu.

Di sisi lain, Argentina yang terseok di penyisihan grup berkasil lolos ke partai final meski harus dua kali berjuang hingga adu penalti di fase perempat final dan semi final. Final edisi 1986 terulang, Argentina kembali jumpa Jerman Barat. Tetapi berbeda dengan Piala Dunia Meksiko, Jerman Barat mampu menumbangkan Argentina berkat gol tunggal Andreas Brehme dari titik putih.

Komentari Artikel Ini