4 Pasangan Ayah dan Anak di Klub Liga 1 2019

Sepakbola.com, Jakarta – Keberadaan ayah dan anak dalam sebuah tim sepakbola memang tergolong langka. Tak banyak pula literatur sepakbola Indonesia yang pernah mencatat tentang hal ini.

Namun pemandangan ini tetap ada di dunia sepakbola internasional. Seperti timnas Italia saat mempersatukan Dinasti Maldini. Tepatnya pada periode 1996-1998.

Cesare dipercaya mengemban jabatan pelatih Gli Azzurri pada periode 1996-1998. Bersama anaknya, Paolo, yang berperan sebagai kapten tim, ia membawa Italia menembus perempatfinal Piala Dunia 1998.

Selanjutnya hal itu pernah menghampiri timnas Belanda. Saat Danny Blind ditunjuk sebagai pelatih baru tim nasional Belanda menggantikan Guus Hiddink pada 1 Juli 2015 silam. Dia akhirnya satu tim dengan Daley Blind, yang merupakan salah satu pemain andalan Tim Oranye.

Di Liga 1 2019 fenomena ini tetap ada. Total ada empat pasangan ayah dan anak berkolaborasi dalam satu tim. Siapa saja mereka berikut ulasannya.

1. Bejo Sugiantoro dan Rachmat Irianto

Kolaborasi pertama terdapat di kubu Persebaya. Sang ayah Bejo Sugiantoro merupakan asisten pelatih Djajang Nurdjaman, sedangkan Rachmat Irianto sudah dipastikan menjadi skuat utama Bajul Ijo.

Menariknya keduanya sama-sama berposisi stopper. Tak jarang, sang anak mendapatkan masukan dari sang ayah untuk menjadi stopper yang baik.

2. Bahar Muharram dan Asnawi Mangkualam

Bahar Muharram adalah salah satu asisten Daniel Kalezic di PSM Makassar. Sebelumnya ia dikenal sebagai legenda Juku Eja. Dan ia sempat menyandang status one man one club.

Kecintaan akan PSM menular sang anak. Asnawi Mangkualam yang sudah menjadi tulang punggung Juku Eja pada tahun 2017.

Bahkan Asnawi yang sempat dikenal sebagai gelandang kerap berposisi seperti ayahnya yang merupakan bek di masa lalu.

3. Gomes dan Kevin de Olivera

Ini bukan nepotisme dalam sepakbola. Keberadaan Gomes de Oliveira sebagai pelatih baru turut diikuti kedatangan sang anak, Kevin.

Kevin sendiri mengikuti jejak sang ayah yang menjadi pelatih Kalteng Putra musim ini. Kevin memang besar di Brasil namun ia pemegang paspor Indonesia. Alhasil namanya bisa didaftarkan sebagai pemain lokal.

Meski berstatus ayah-anak, keduanya tetap menjaga profesionalisme, meski di luar lapangan mereka tetap bercanda layaknya keluarga.

4. Sudirman dan Muhammad Rizky Sudirman

Pelatih Persija U-19 musim lalu Sudirman ditunjuk manajemen Macan Kemayoran sebagai asisten pelatih pada musim ini. Menariknya jejak itu diikuti oleh sang anak yang mendapatkan kenaikan kelas yang sebelumnya perkuat Persija U-19 kini beralih status menjadi kiper keempat Macan Kemayoran.

Sosok itu adalah Rizky Sudirman. Rizky didaftarkan Persija setelah Gianluca Rossy dipinjamkan ke Aceh United. Sebelumnya ia sempat menimba ilmu di Inggris bersama Garuda Select.

 

Komentari Artikel Ini