Atalanta Menuju Kompetisi Elite Eropa

La Dea akan tampil di Liga Champions untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub.

Sepakbola.com, Bergamo – Atalanta menjadi salah satu sensasi yang luar biasa di Serie A musim ini. Dengan skuat yang bisa dikatakan tak banyak diperkuat bintang, mereka bisa mengakhiri musim di posisi tiga besar serta lolos ke fase grup Liga Champions untuk pertama kali sejak 111 tahun mereka berdiri.

Jika dilihat seklias, skuat yang dimiliki Atalanta sebenarnya tidak begitu spesial. Papu Gomez yang selama ini jadi andalan sudah tak muda lagi. Sementara itu para pemain lain seperti Marten De Roon, Duvan Zapata, hingga Josip Ilicic selama ini juga tak pernah bisa berhasil kala bermain di klub besar.

Namun, dengan skuat seperti itu Gian Piero Gasperini bisa meracik sebuah strategi yang sangat ampuh bagi Atalanta di musim ini. Bahkan, kala menghadapi Juventus, Inter Milan dan Napoli di musim ini, tim asal Beragmo itu tak pernah sekalipun mengalami kekalahan.

Sejak lama, Gasperini memang dikenal sebagai pelatih yang kerap menggunakan skema tiga bek. Hal itu kembali ia terapkan di Atalanta pada musim ini. Skema 3-4-2-1 menjadi favorit bagi Gasperini.

Hasilnnya sangat luar biasa. Dari 38 pertandingan yang mereka jalani di Serie A musim 2018-19, Atalanta meraih 20 kemenangan, sembilan hasil imbang dan sembilan kali menelan kekalahan.

Selain itu, lini depan Atalanta juga menjadi yang tertajam di Serie A musim ini dengan torehan 77 gol, dimana 23 gol di antaranya dicetak oleh Duvan Zapata.

Di bursa transfer musim panas ini, Atalanta harus bergerak cepat untuk mendatangkan beberapa pemain bagus dan menjaga para pemain kunci mereka. Persaingan di Liga Champions musim depan tentu tak akan mudah bagi Atalanta. Namun, akan menarik melihat tim dengan warna hitam-biru selain Inter Milan dari Italia berlaga di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa.

Komentari Artikel Ini