Jejak Karier Luka Jovic

Nama Jovic mendadak menjadi terkenal berkat koleksi 17 gol dalam 31 penampilan Bundesliga dan sukses mengantar Frankfurt hingga ke semifinal Liga Europa.

Sepakbola.com, Frankfurt – Luka Jovic diperkirakan segera bergabung dengan Real Madrid musim depan. Setelah ia menandai musim 2018/19 dengan penampilan luar biasa di Bundesliga.

Kabarnya harga 52,4 juta pounds menjadi kesepakatan yang terjadi antara Madrid dan Eintracht Frankfurt. Tapi sebelum berbicara jauh tentang kemungkinan cocok tidaknya pemain 21 tahun dengan El Real, baiknya kita kenalan dulu dengan Jovic.

Jejak karier Jovic

Jovic muda pernah bermain untuk klub terkenal Serbia Red Star Belgrade. Ketika itu usianya 17 tahun, dan direktur umum Belgrade sudah meyakini akan sinar kemilau yang ada pada diri Jovic. Dia mengatakan: “Jovic akan menjadi striker terbaik di Eropa suatu hari nanti,” begitulah prediksinya.

Setahun menimba ilmu di Belgrade, Jovic kemudian melanjutkan kariernya untuk pindah ke Liga Portugal Benfica. Sayangnya di sana ia gagal untuk bersinar, kebanyakan waktunya dia hanya menjadi pemain rotasi dan keluar masuk tim Benfica B. Sebelum akhirnya dia dipinjamkan selama dua musim ke Frankfurt pada musim panas 2017, dan dipermanenkan pada musim keduanya di Bundesliga.

Setelah mencetak delapan gol dalam 22 penampilan di musim pembukanya di Jerman, di tahun 2018/19 namanya meledak menjadi terkenal berkat koleksi 17 gol dalam 31 penampilan. Bahkan ia berhasil membawa Frankfurt hingga babak semifinal Europa League, dengan menyumbangkan 10 gol. Sayang, mereka kalah adu penalti melawan Chelsea dengan skor 4-3.

Impresifnya ia pernah mencetak lima gol dalam satu pertandingan, ketika Frankfurt menumpas Fortuna Dusseldorf dengan skor 7-1 di bulan Oktober silam. Kendati demikian torehan 17 golnya belum bisa menjadikannya top skor liga, karena kalah dari si pemenang Robert Lewandowski dengan torehan 22 gol.

Mantan striker Frankfurt Alexander Meier pernah berkata bahwa Jovic merupakan bomber terbaik yang pernah bermain bersamanya. Seperti yang dikutip dari Sky Sports, Meier berujar Jovic memiliki kemampuan di kedua kakinya dan begitu berbahaya ketika berduel udara.

Kariernya di Madrid?

Berbicara kemungkinan, Jovic mungkin bisa menjadi kepingan puzzle yang dicari Zinedine Zidane. Selepas kepergian Cristiano Ronaldo, Madrid bak macan ompong yang tak tahu bagaimana lagi untuk memangsa musuhnya.

Musim lalu mereka menorehkan 90 gol lebih di semua kompetisi, namun musim ini tanpa Ronaldo, El Real hanya mampu mencetak gol tak lebih dari 70 gol. Jovic adalah tipikal striker yang mampu ditempat di sayap, bukan hanya finisher sejati. Dia bisa jadi perekrutan bagus untuk Madrid kembali bersaing trofi lagi musim depan.

Penulis: Maulana Habibi/Editor: Setyo Bagus

Komentari Artikel Ini