Pemain Dengan Kartu Kuning Terbanyak Di Liga Top Eropa Musim 2018-19

Sepakbola.com – Hanya ada dua tipe pemain sepak bola yang tugasnya di lapangan dominan bertahan, yaitu tidak sengaja dan sengaja dapat Kartu Kuning.

Wasit mengeluarkan kartu kuning dari sakunya jika seorang pemain melakukan hal-hal tertentu yang dianggap melewati batas. Selain paling sering karena pelanggaran keras, yellow card juga berlaku untuk pemain yang dianggap diving, menghina lawan, hingga protes berlebih.

Pemain-pemain bertahan di liga top Eropa terbiasa bermain keras, karena tuntutan menghadapi pemain menyerang lawan yang punya kualitas mumpuni. Tak jarang mereka sengaja melepas tackle keras untuk menghentikan laju pemain dan membuyarkan momen serangan lawan.

Berikut nama-nama pemain yang paling banyak mendapat kartu peringatan di tiga liga top Eropa.

Liga Inggris

Etienne Capoue – Watford (14 Kartu Kuning)

Etienne Capoue bisa berperan sebagai gelandang bertahan maupun bek tengah. Pelatih Watford Javi Garcia memberinya tugas utama, yaitu memutus serangan lawan. Selain 14 kartu kuning, pemain 31 tahun ini juga mendapat satu kartu merah. Dia turut berperan dalam keberhasilan The Hornets bertahan di Premier League, dengan finis di posisi 11 klasemen akhir musim 2018-19.

Liga Spanyol

Ever Banega – Sevilla (16 Kartu Kuning)

 

Sejak lama Ever Banega memang dikenal sebagai gelandang yang suka bermain keras. Pemain 30 ini mengoleksi 16 kartu kuning, lengkap dengan dua kartu merah sepanjang LaLiga musim 2018-19. Jebolan akademi Boca Juniors ini siap membela Argentina di Copa America 2019 yang berlangsung di Brasil pertengahan tahun ini.

Liga Italia

Thiago Rangel Cionek – SPAL (12 Kartu Kuning)

Thaigo Rangel Cionek adalah seorang bek tengah. Meski bukan tipikal bek raksasa (tinggi 1,84 meter) Cionek mengandalkan kekuatan fisiknya dalam mengganggu para penyerang Serie A termasuk Cristiano Ronaldo. Selain 12 kartu kuning, pemain asal Polandia ini juga dua kali diusir wasit akibat kartu merah. Performanya turut berperan dalam sukses SPAL terhindar dari zona merah, dengan finis di peringkat 13.

Fabio Depaoli – Chievo (12 Kartu Kuning)

Sama seperti Thiago Cionek, Fabio Depaoli juga mengoleksi 12 yellow card dan dua red card di Serie A musim 2018-19. Tapi gelandang 22 tahun asal Italia ini gagal membawa timnya bertahan di kasta tertinggi. Chievo finis di posisi terbawah dengan hanya mengemas 17 poin dari 38 pertandingan, serta tim paling banyak kebobolan dengan 75 kali.

(Sumber: Soccerway)

Komentari Artikel Ini