Tiga Keputusan Wasit Liga 1 Indonesia Yang Harus Diperbaiki

Sepakbola.com, Jakarta – Baru tiga pekan berjalan, kinerja wasit Liga 1 2019 langsung mendapat sorotan. Banyak keputusan wasit yang mengundang kontroversi.

Alhasil banyak yang meminta penggunaan Video Assistant Referee (VAR) agar keputusan menjadi valid terutama pada momen-momen krusial.

Akan tetapi sejatinya penggunaan VAR yang tentu memakan biaya besar, bisa dihindari jika kualitas wasit lebih baik dari saat ini. Dan berikut kebiasaan yang sering dilakukan wasit Liga 1 Indoneisa.

1. Kurang Berani Memberikan Kartu Merah

Salah satu yang jadi masalah Wasit Liga 1 adalah masih-masih ragu-ragu dalam memberikan keputusan pelanggaran yang berbuah kartu, terutama kartu merah langsung kepada pemain yang melakukan pelanggaran kasar. Para wasit paling hanya memberikan kartu kuning, padahal terjadi pelanggaran yang berbahaya seperti menginjak, menyikut, memukul bahkan menendang.

2. Salah Pengambilan Keputusan Offiside

Yang ini sering terjadi untuk hakim garis di kompetisi liga 1. Banyak keputusan yang salah saat ada pemain offside atau tidak. Ini tentunya merugikan sebuah tim. Beberapa kesalahan Offside terjadi di pertandingan Arema vs PSS, lalu Persebaya vs Kalteng Putra.

3. Keputusan di Dalam Kotak Penalti

Hingga pekan ketiga ada dua keputusan wasit yang salah terkait insiden di kotak penalti. Pertama saat PSS Sleman vs Semen Padang. Kemudian Persija juga sempat dirugikan dengan keputusan wasit yang kurang jeli. Macan Kemayoran tidak mendapat penalti meski pelanggaran terjadi di depan wasit.

Komentari Artikel Ini