Unai Emery Aman Meski Arsenal Kalah Telak Di Final Liga Europa

Sepakbola.com, London – Media Inggris melaporkan manajemen Arsenal telah membuat keputusan tentang masa depan Unai Emery kekalahan Final Liga Europa.

Emery menunjukkan wajah pucat pasi usai melihat timnya kalah 4-1 dari Chelsea di Baku. Hasil yang membuat The Gunners gagal berkiprah di ajang Liga Champions musim depan, karena di Liga Inggris mereka hanya finis di peringkat kelima, alias jatah Liga Europa.

Daily Mail menulis posisi Emery di Stadion Emirates tidak berada di bawah ancaman karena manajemen Arsenal sadar musim pertama Emery merupakan sebuah transisi setelah kepergian Arsene Wenger setahun yang lalu.

Kubu Meriam London memang mengharapkan Emery dapat mengubah nasib dan status mereka sebagai tim yang berorientasi pada gelar juara. Mereka juga kini menargetkan adanya direktur olahraga untuk mendukung Emery.

The Gunners sebelumnya mengincar ahli transfer Monchi, yang memiliki reputasi tinggi dalam urusan mendatangkan pemain top Eropa. Namun demikian akhirnya Monchi lebih memilih keluar dari Roma untuk kembali ke Sevilla.

Edu, yang merupakan bagian dari tim Arsenal yang memenangkan gelar Liga Premier pada era Wenger 15 tahun lalu, berada dalam incaran sebagai gantinya.

Emery meminta para pendukung Arsenal tetap memberikan suport meski menelan kekecewaan besar akibat kalah telak di Final Liga Europa.

“Kami tahu itu akan sulit, dan kami sedang dalam proses. Saya ingin mengatakan kepada semua pendukung, kami dalam proses ini,” kata manajer asal Spanyol itu.

“Memang target pertama belum tercapai tahun ini, tapi saya pikir kami sudah lebih dekat, pertama di Premier League dan kedua di kompetisi ini, menembus final.

“Tahun depan adalah tantangan besar bagi kami untuk mengambil satu langkah lagi dalam perjalanan kami, bersama para pemain muda.

“Kami kecewa, tetapi secara umum saya pikir kami membuat langkah baru untuk meningkatkan performa dan menjadi lebih kompetitif. Kita harus mengambil satu langkah lagi tahun depan,” pungkas Emery. (Sumber: Daily Mail)

 

Penulis: Maulana Habibi
Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini