[VIDEO] Tiga Tembakan Tiga Gol: Jimat Liverpool Bernama Divock Origi

Divock Origi tampil dalam delapan laga Liga Champions, sebagian besar tampil sebagai pemain pengganti dan mencetak tiga gol yang semuanya krusial untuk Liverpool.

Sepakbola.com, Madrid – Divock Origi memang tak terlalu banyak mendapatkan kesempatan bermain sepanjang musim 2018-2019. Ia tampil 12 kali di Premier League musim ini dan sebagian besar di mulai dari bangku cadangan. Pun demikian dengan Liga Champions delapan penampilan dari total 13 laga Liverpool sejak fase grup hingga final.

Meskipun kesempatan yang diberikan kecil, namun Origi bisa dibilang sebagai jimat di laga-laga besar terutama di Liga Champions. Sebenernya di Liga Inggris Origi juga mencetak gol penting. Satu dari tiga golnya musim ini datang di menit akhir laga derby kontra Everton yang membuatnya dielu-elukan Kopites sejagat.

Namun, perannya di semifinal dan final Liga Champions begitu krusial. Sama seperti di Liga Inggris, pemain Belgia berdarah Kenya ini mencetak tiga gol di Liga Champions. Uniknya, berdasar catatan Opta, tiga gol Origi tercipta dari total tiga tembakan yang dilakukannya sepanjang musim.

Fakta tersebut memang bisa punya dua arti. Pertama peran Origi tak terlalu signifikan karena ia tak memberi pengaruh dalam enam dari delapan pertandingan yang dilakoninya. Ia hanya bisa melakukan tembakan di dua laga terakhir. Tetapi itulah arti kedua dari fakta tersebut, perannya datang di saat yang tepat dan krusial.

Dua gol dicetak Origi di leg kedua semifinal Liga Champions saat Mohamed Salah dan Roberto Firmino tak bisa tampil. Dan gol ketiga lahir di menit-menit akhir laga final di saat Tottenham Hotspur gencar menyerang untuk berupaya menyamakan kedudukan. Dan Alisson Becker harus bekerja mati-matian mempertahankan gawangnya dari kebobolan. Gol Origi di menit 87 menjadi semacam pembunuh pertandingan.

Gol-gol yang dicetak Origi memang tidak spektakuler, tetapi sangat dibutuhkan Liverpool di dua laga krusial penentu gelar. Sebagai pengingat berikut ini tiga gol yang dicetak Origi di Liga Champions musim 2018-2019.

Menit 7 leg kedua semifinal Liverpool vs Barcelona

Origi mencetak gol cepat yang menjadi pembuka skor kemenangan lawan Barcelona di Anfield. Ia memanfaatkan bola rebound dari tendangan kapten Jordan Henderson yang ditepis kiper Marc-Andre ter Stegen. Gol tersebut menjadi pemicu semangat pemain Liverpool untuk mengejar ketinggalan agregat. Gol tersebut juga menjadi penolong bagi Henderson yang selalu jadi bahan cercaan suporter Liverpool.

Menit 79 leg kedua semifinal Liverpool vs Barcelona

 

Sama pentingnya dengan gol pembuka, gol penutup dari Origi menjadi pengunci kemenangan agregat yang membawa Liverpool ke final. Ia menuntaskan umpan sepak pojok cerdik dari Trent-Alexander Arnold. Keduanya berpikir cepat dan bekerjasama saat pemain-pemain Barcelona tidak siap.

Menit 87 Final Tottenham Hotspur vs Liverpool

 

Tottenham Hotspur sedang dalam semangat tinggi mengejar ketinggalan satu gol yang dicetak Mohamed Salah. Spurs melakukan 14 kali tembakan dan terus membahayakan keunggulan Liverpool. Dan gol Origi seperti membunuh semangat pemain dan suporter Spurs sekaligus memberi garansi kemenangan untuk tim.

Komentari Artikel Ini