Enam Kali Gagal, Klopp Tampik Label ‘Sial’ Jelang Final Liga Champions

Sepakbola.com, Madrid – Jurgen Klopp menepis dirinya kurang beruntung jelang laga final Liverpool melawan Tottenham di Madrid (2/6) yang merupakan laga final Liga Champions ketiganya.

Sejak meraih dobel trofi domestik bersama Borussia Dortmund pada 2012, Klopp menjadi runner-up di Liga Champions dua kali, satu Liga Europa, satu Piala Liga dan dua DFB-Pokal. Itu berarti enam final terakhir manajer Liverpool tersebut berakhir dengan kekalahan.

Walau begitu, Maurichio Pochettino tetap memuji Klopp karena bisa mencapai banyak final. Klopp sendiri tak terlalu khawatir dengan rekor tersebut jelang pertandingan melawan Tottenham Hotspur.

“Jika saya menjadi alasan kekalahan enam final berturut-turut maka semua orang perlu khawatir,” kata Klopp saat konferensi pers jelang laga final di Wanda Metropolitano dikutip dari goal.com (31/5). “Jadi, jika itu terjadi maka kita selalu punya kesempatan dan seperti itulah harusya kita melihat itu,”

“Sejak 2012, selain 2017 saya bersama tim saya setiap tahun di final. Jadi, kami kadang-kadang beruntung di beberapa momen, tetapi dengan banyaknya kesempatan ke sana (final) saya mungkin pemegang rekor tujuh tahun terakhir memenangkan semifinal.”

Klopp merasa dirinya sebagai pecundang karena banyaknya kekalahan di laga final maka dia tidak akan bisa mengatasi tantangan tersebut.

“Saya manusia normal, jadi bila saya berpikir di ruangan semua tentang saya, sayalah alasannya, melihat diri sendiri sebagai pecundang atau apapun, maka kita akan mendapat masalah, tetapi saya tidak melihatnya seperti itu,” tegas Klopp. (Sumber: goal.com)

Komentari Artikel Ini