Penggede Liverpool Bahas Rencana Pengembangan Anfield

Liverpool ingin kapasitas Anfield ditingkatkan lagi dari 53.394 pada renovasi Main Stand menjadi lebih dari 60.000 kursi setelah renovasi tribun Anfied Road.

Sepakbola.com, Liverpool – Liverpool terus mempelajari kemungkinan untuk kembangkan Anfield lagi menurut chairman The Reds, Tom Werner.

The Reds membangun tribun utama (Main Stand) baru mereka di musim panas 2016, membukanya pada pertandingan Premier League melawan Leicester City pada bulan september tahun lalu. Itu menambah kapasitas Anfield menjadi 53.394 penonton. Walau begitu pembicaraan mengenai penambahan kapasitas hingga lebih dari 60.000 orang terus berjalan.

The Reds dua kali berturut-turut masuk ke final Liga Champions dan juga finish sebagai runner-up dengan hanya kalah satu poin dari Manchester City, permintaan tiket untuk pertandingan di Anfield terus meningkat.

Werner mengatakan langkah tentatif sudah diambil untuk membangun stadion yang tampaknya pengembangannya ke sisi tribun Anfield Road.

“Kami terus mempelajari kelayakannya,” kata Werner kepada Liverpool Echo (30/5/2019).

“Kami memiliki skema izin perencanaan untuk melanjutkan pembangunan bila kami benar-benar ingin melakukan ini. Dan izin tersebut masih bagus hingga September.”

“Kami harus terus memeriksa opsi potensial dan mungkin akan melihatnya lagi minggu-minggu setelah final (Liga Champions).”

Bungkam soal masa depan Klopp

Selain membahas pengembangan Stadion Anfield, Werner juga sedikit memberikan bahasan tentang masa depan Jurgen Klopp di Liverpool. Dia memastikan Klopp bisa tetap di Liverpool selama yang dia suka.

“Kami tidak ingin membahas situasi ini di depan publik terutama saat dekat dengan final,” katanya.

“Tapi, saya pikir Anda tahu kita memikirkan dunianya. Kami sudah memperpanjang kontraknya sekali. Kami sudah memperpanjang.”

“Yang bisa saya katakan jelas dia tetap di sini selama yang dia suka. Kami percaya dia berkomitmen untuk Liverpool,” tegasnya. (Sumber: mirror.co.uk)

Penulis: Ricky Sulastomo/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini