Mourinho: Final Liga Europa Akan Jadi Pertandingan Terakhir Hazard Bersama Chelsea

Final Liga Europa antara Chelsea vs Arsenal akan digelar di Baku Olympic Stadium, Baku, ibu kota Azerbaijan pada Kamis (30/5/2019) dini hari WIB.

Sepakbola.com, London – Jose Mourinho memprediksi pertandingan final Liga Europa akan menjadi pertandingan terakhir Eden Hazard sebelum ia meninggalkan Chelsea dan bergabung dengan Real Madrid.

Spekulasi seputar penyerang asal Belgia ini telah berkembang untuk beberapa waktu. Dia secara teratur dikaitkan dengan kepindahan ke Spanyol, dan sepertinya musim panas ini akan menjadi momen kepergiannya dari London.

Hazard sedang mendekati tahun terakhir kontraknya di Stamford Bridge dan Chelsea tahu mereka harus menjual sang pemain sekarang jika mereka ingin mendapatkan dana transfer yang cukup signifikan.

Mourinho, yang sebelumnya mengelola The Blues dan Los Blancos, yakin kesepakatan antara kedua klub itu akan tercapai. Dan menurutnya pertandingan Chelsea melawan Arsenal dalam waktu dekat akan menjadi momen terakhir Hazard berkostum The Blues.

Mourinho mengatakan kepada Sky Sports: “Sepertinya itu adalah pertandingan terakhir dengan kostum biru untuk Eden Hazard. Dia adalah pemain yang sangat penting bagi keberhasilan Chelsea di generasi terakhir ini dan Eden juga akan mencoba menjadi pemain fantastis di lapangan. Dia ingin menang dan mungkin akan pergi ke Real Madrid setelah memberi trofi terakhir untuk Chelsea.”

Tekanan di pihak Arsenal

Mourinho yakin tim Maurizio Sarri berada di posisi yang tepat untuk meraih gelar Liga Europa. Chelsea telah mengamankan tiket ke Liga Champions untuk musim 2019-20 setelah menempati posisi ketiga di Liga Inggris, yang berarti akan ada lebih banyak tekanan pada Arsenal untuk memenangkan Liga Europa.

The Gunners hanya bisa mengakhiri musim domestik mereka di tempat kelima dan sadar bahwa mereka harus menjadi pemenang di Baku untuk bergabung kembali ke Liga Champions musim depan.

“Lebih banyak tekanan pada Arsenal karena mereka ingin mendapatkan tempat di Liga Champions untuk musim depan. Mereka bermain dengan jutaan tekanan,” tambah Mourinho.

Mourinho akan menjadi penonton di Azerbaijan saat ia terus merenungkan langkah selanjutnya. Manajer asal Portugal telah kehilangan pekerjaan sejak meninggalkan Manchester United pada bulan Desember 2018, tetapi ia telah menyatakan keinginannya untuk kembali menangani klub musim panas ini. (Sumber: Sky Sports)

 

Penulis: Andrie Widyantoro/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini