Robertson Sebut Pemain Liverpool Fokus Menangkan Liga Champions

Andai menang, Liverpool akan membawa pulang trofil Liga Champions keenam ke Anfield.

Sepakbola.com, Liverpool – Andy Robertson menegaskan pemain Liverpool saat ini hanya fokus untuk memenangkan trofi Liga Champions bukan untuk menulis nama mereka dalam sejarah klub.

Kemenangan atas Tottenham di Madrid pada Minggu dini hari nanti akan membawa pulang Liga Champions keenam ke Anfield. Hanya Real Madrid dan AC Milan yang memiliki trofi lebih banyak dari Si Merah, tapi kapten Skotlandia itu tak merasa timnya sebagai favorit untuk memenangkan gelar.

Untuk alasan itu, Robertson menekankan timnya harus bersikap kejam terhadap Tottenham di Wanda Metropolitano, setelah sepanjang musim memberikan tekanan kepada Manchester City dalam perburuan gelar yang memecahkan rekor. The Reds kalah sekali saja namun imbang tujuh kali melawan tim-tim seperti Leicester, West Ham dan Everton.

“Kami akan membiarkan orang lain berpikir tentang hal itu setelah kami memenangkannya dan jika mereka ingin menempatkan nama kami di jajaran (pemain hebat klub) maka tulis saja,” kata bek kiri itu.

“Kami hanya berpikir kami perlu memenangkan trofi untuk menjadi tim yang sukses, apakah itu pada hari Sabtu (Minggu diini hari) atau musim berikutnya atau musim sesudahnya, kami tidak akan berhenti berusaha.”

“Klub ini, ukurannya, dan para penggemar ini, layak mendapatkan piala. Kami tahu betapa sulitnya untuk konsisten, kami sudah menemukan itu di musim ini, tapi mudah-mudahan kami bisa mengatasi langkah terakhir itu dan mendapatkan trofi pertama untuk skuat dan manajer.”

Paceklik Trofi

Liverpool tidak memenangkan trofi sejak 2012, dan Robertson mengatakan sudah saatnya untuk mereka mengakhiri itu. Pasukan Jurgen Klopp sepanjang musim membuat penampilan yang mengesankan dengan 97 poin yang dicatat sebagai perolehan tertinggi untuk tim runner-up, meski sayangnya kurang beruntung untuk mengakhiri puasa gelar selama 29 tahun.

Namun bek The Reds itu mengatakan tidak ada seorang pun di dalam skuat yang merasa tidak adil bagi mereka untuk mengakhiri kampanye tanpa piala.

“Saya pernah mendengar beberapa orang mengatakan itu, tapi bagi saya kami belum pantas mendapatkan apapun. Liga Premier menunjukkan hal itu,” tambahnya.

“Banyak orang akan mengatakan 97 poin pantas untuk Liga Premier, tapi itu bukan karena Manchester City mendapat 98. Mereka pada akhirnya sedikit lebih baik daripada kita.”

“Kami tidak berhak mendapatkan apapun, hanya apa yang kami masukkan ke dalam permainan dan apa yang kami dapatkan. Jika kami memiliki upaya 100 persen, dan memiliki permainan yang baik, bermainlah sebaik mungkin, maka kami layak mendapatkannya.”

“Tapi kami tidak pergi ke permainan berpikir kami pantas mendapatkannya karena kami memiliki musim yang baik dan mendapat 97 poin. Tak pernah. Itu bodoh jika kita memikirkan bahwa diri kita yang terbaik.”

“Kami kejam musim ini, dan kami harus kejam lagi. Tapi saya telah menyaksikan Tottenham selama tiga atau empat tahun terakhir di bawah (manajer Mauricio) Pochettino dan mereka juga tim yang kejam.

“Di Liga Premier, Anda harus kejam. Bahkan hanya untuk masuk empat besar itu sulit. Jika kita bisa memasukkan itu ke dalam permainan kita, saya yakin kita memiliki cukup peluang untuk memenangkannya, tapi kita harus membuktikannya.

“Kami harus menunjukkan kepada tim yang bermain 10 bulan terakhir musim ini,” pungkasnya. (Sumber: Liverpool Echo)

Penulis: Maulana Habibi/Editor: Setyo Bagus

Komentari Artikel Ini